logo


Rupiah Tembus 14.000 per Dolar AS, OSO Imbau Masyarakat Jangan Cemas

Menurut OSO, fenomena ini terjadi dalam circle dunia ekonomi dan bukan di Indonesia saja

9 Mei 2018 10:27 WIB

Oesman Sapta Odang.
Oesman Sapta Odang. dpd.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang (OSO), mengimbau, masyarakat Indonesia tidak perlu cemas terkait pergerakan dolar terhadap rupiah yang naik secara bertahap hingga menembus angka Rp 14.000 per Dolar AS.

Menurutnya, fenomena ini terjadi dalam circle dunia ekonomi dan bukan di Indonesia saja. Dan dalam hal ini, Indonesia hanya terkena dampaknya saja.

“Negara lain juga akan begitu. Ini fenomena global, masalah dunia bukan hanya di Indonesia. Bolehlah marah jika masalah ini hanya terjadi di Indonesia. Saya yakin pemerintah memperhatikan serius hal ini dan akan ditempuh langkah-langkah," ujar OSO dalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, Rabu (8/5).


Gerindra: Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Menguat Asalkan Pemerintah Mau Bekerja Keras

Lebih jauh, OSO menekankan bahwa yang terpenting adalah bagaimana rakyat Indonesia menumbuhkan perekonomiannya dengan kekuatan yang ada terutama perekonomian daerah. Untuk itulah sistem perekonomian yang sesuai dengan Pancasila harus dipegang teguh.

"Keberpihakan dan penguatan kepada daerah sangat diutamakan. Ini bukan daerahisme atau ego kedaerahan namun keberpihakan pada daerah untuk membangun dari pinggiran daerah ke kota," tukasnya.

Rupiah Semakin Loyo Jelang Ramadan, Ketua DPR Minta Pemerintah Lakukan Ini

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex