logo


11 Kapal Pencuri Ikan Akan Segera Ditenggelamkan

Upaya pemberantasan pencurian ikan juga diusulkan dengan memperkuat Satgas Pemberantasan Illegal Fishing.

15 Januari 2015 15:53 WIB

penenggelaman kapal ikan
penenggelaman kapal ikan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kapal pencuri ikan yang tertangkap di perairan Indonesia akan segera ditenggelamkan. Karena itu pemerintah akan segera melakukan proses persiapan penenggelaman.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indriyono Soesilo mengatakan, proses sudah berjalan dengan bagus. "Jadi ada 11 kapal yang akan ditenggelamkan. Ini akan dipercepat," katanya.  

Menurut Indroyono Soesilo, upaya pemberantasan pencurian ikan juga diusulkan dengan memperkuat Satgas Pemberantasan Illegal Fishing.


KKP Restocking Ribuan Ikan Nemo dan Kuda Laut di Pulau Tegal Lampung

Hal itu, ujar dia, dilakukan dengan menambah komposisi satgas tersebut dengan sejumlah instansi seperti Kementerian Luar Negeri dan Kejaksaan Agung.

Menko Maritim juga mengungkapkan, Bakamla adalah badan kendali dalam penenggalaman kapal-kapal yang telah terbukti mencuri ikan di kawasan perairan Indonesia. Pemerintah, menurut dia, juga akan menerbitkan Instruksi Presiden terkait hal tersebut.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengklaim telah terjadi perubahan sangat drastis setelah pemberlakukan kebijakan moratorium izin penangkapan ikan serta penenggelaman kapal pencuri ikan.

"Perubahannya sangat drastis, sangat besar," kata Susi Pudjiastuti dalam konferensi pers di Gedung Mina Bahari I, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pencitraan satelit dari yang dipantau oleh KKP sangat jauh berbeda bila dibandingkan pada saat ini dengan awal pelaksanaan implementasi moratorium dan sebelum penenggalaman kapal.

Ia mencontohkan jumlah VMS ("Vessel Monitoring System") yang dipasang di kapal penangkap ikan yang beroperasi di kawasan perairan Indonesia, dulu yang aktif sekitar 900-an, sekarang turun menjadi hanya 130.

Menteri Kelautan dan Perikanan juga mengatakan, sebetulnya juga masih ada kapal penangkap ikan yang memiliki izin tetapi melakukan "illegal fishing" karena prakteknya tidak sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan KKP. ant

Jokowi Resmikan Proyek Keramba Jaring Apung Lepas Pantai di Pangandaran

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid