logo


Soal Ide Bisnis Racun Kalajengking ala Jokowi, Netizen: Orang Asing Dikasih Pekerjaan, Rakyat Disuruh Cari Kalajengking

Jokowi menyebut bahwa cari racun kalajengking merupakan peluang bisnis bagi masyarakat.

3 Mei 2018 13:45 WIB

Presiden Joko Widodo saat pembukaan IIMS 2018.
Presiden Joko Widodo saat pembukaan IIMS 2018. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

"Cukup!! Cabai mahal, tanam sendiri. Daging mahal, makan keong sawah. Beras mahal, tawar. Cukup sudah bercandanya, kondisi perekonomian kita sedang tidak baik. Tolong berikan solusi itu yang baik dan benar. Ini Republik Indonesia, bukan Republik Dagelan," cuit Gerindra, pada hari Rabu (2/5).

Di akun Ayra Hadinata mengaku baru melihat Presiden yang memberikan informasi bisnis yang biasa dibicarakan di warung kopi. Yakni, bisnis racun Kalajengking.

Baca Juga: Ini Fakta Menarik Tentang Racun Kalajengking, Haters Jokowi Wajib Baca!


Soal Uji Materi UU Pemilu, Pengamat Sebut Cari Duplikat JK Susah. Mengapa?

"Mungkin besok mulai bisnis tokek, barang antik, benda pusaka, anti cukur, patung, giok, samurai, dsb. lol #2019GantiPresiden," cuitnya.

Ada juga yang mengaitkannya dengan isu tenaga kerja asing.
"Orang asing diberi pekerjaan, rakyat disuruh mencari Kalajengking. Sungguh sebuah langkah arif dalam melatih ketabahan dan kesabaran rakyat," cuit akun @johnkosmik.

Baca Juga: Gara-Gara Racun Kalajengking, Jokowi Kembali di-Bully

Di sisi lain, ada warganet yang membela bahwa lontaran pernyataan soal bisnis racun kalajengking ini hanya merupakan intermezo dalam pidatonya.

Terkait Uji Materi UU Pemilu, Pengamat Sebut Ada Kebutuhan Jokowi

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha
 
×
×