logo


Komisi VII DPR Pastikan Operasional Kilang Pertamina Balikpapan Berjalan Baik

Untuk menjaga produksi kilang, saat ini Pertamina telah melakukan pengalihan pipa dengan jumper ke pipa lain yang juga berada di bawah perairan Teluk Balikpapan

30 April 2018 16:00 WIB

Armada kapal Pertamina untuk mempercepat proses pembersihan Teluk Balikpapan.
Armada kapal Pertamina untuk mempercepat proses pembersihan Teluk Balikpapan. Ist

BALIKPAPAN, JITUNEWS.COM – Belum lama ini, Komisi VII DPR RI mengunjungi Pertamina Refinery Unit (RU) V Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Dalam kunjungan tersebut, Komisi VII ingin memastikan, bahwa kilang Balikpapan dalam beroperasi pasca musibah beberapa waktu lalu mengalami hambatan atau tidak.

“Alhamdulilah, kami lihat kilang Balikpapan sudah beroperasi dengan baik. Walaupun operasinya masih belum 100 %,” kata Wakil Ketua Komisi VII, Eni Maulani Saragih.

Eni mengatakan, pihaknya perlu mengetahui kegiatan operasional tersebut lantaran akan memasuki bulan puasa dan lebaran.


Pertamina Terus Rangkul Masyarakat Teluk Balikpapan

Apalagi, kata Eni, kilang Balikpapan merupakan pemasok bahan bakar minyak (BBM) untuk Indonesia Tengah dan Timur.

“Kami tahu, bahwa kilang ini adalah memasok BBM untuk Indonesia Tengah dan Indonesia Timur,” ujar Eni.

Di kesempatan yang sama, Direktur Pengolahan Pertamina, Budi Santoso Syarif, mengatakan, untuk menjaga produksi kilang, saat ini Pertamina telah melakukan pengalihan pipa dengan jumper ke pipa lain yang juga berada di bawah perairan Teluk Balikpapan untuk mengirim minyak dari Terminal Lawe lawe ke kilang Balikpapan."

"D samping itu, untuk kami juga meningkatkan operasional kilang-kilang Pertamina yang lain untuk menggantikan produksi kilang Balikpapan yang belum seratus persen," jelasnya.

Budi menambahkan, pemasangan pipa tersebut sudah dapat dilakukan karena pipa yang putus sudah dipotong dan pipa baru yang akan dipasang sudah siap.

“Di pipa ini juga akan menerapkan Leak Detection System untuk mendeteksi kebocoran pipa,” tandasnya.

Di aspek lingkungan, Pertamina mengklaim, sudah melakukan pembersihan di pesisir Teluk Balikapapan. Dijelaskan oleh Budi, sebagian besar sudah bersih hanya beberapa wilayah hutan mangrove yang dihentikan karena ada imbauan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Terkait aspek masyarakat, Pertamina melaporkan bahwa bantuan untuk masyarakat terdampak sudah diberikan dalam berbagai bentuk seperti santunan, bantuan alat-alat untuk nelayan.

Pertamina Hulu Mahakam Operasikan Rig Tasha di Blok Mahakam

Halaman: 
Penulis : Riana