logo


Soal Pengendalian Harga BBM Umum, Menteri ESDM Bilang Begini

Kata Jonan, Pemerintah juga berencana untuk mengatur harga pembelian minyak mentah untuk porsi pemerintah yang akan digunakan untuk produksi premium.

27 April 2018 15:12 WIB

Menteri ESDM, Ignasius Jonan (kanan), bersama Plt Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati (kiri)
Menteri ESDM, Ignasius Jonan (kanan), bersama Plt Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati (kiri) Dok. KESDM

BALIKPAPAN, JITUNEWS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengatakan, kebijakan pengendalian kenaikan harga jenis BBM umum tidak akan berlaku permanen.

Kata dia, kebijakan tersebut akan diterapkan sejalan dengan perubahan kemampuan daya beli masyarakat.

"Pada dasarnya pemerintah pro pasar, tetapi pemerintah juga ingin menjaga daya beli masyarakat. Kalau daya beli masyarakat belum ya kami coba kendalikan semampu yang kami bisa. Kalau naik (daya beli) ya kami lepas lagi (harga BBM umum)," ungkap Jonan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (26/4) kemarin.


Tinjau Lokasi Pipa Bocor di Balikpapan, Jonan Tunggu Hasil Investigasi

Jonan melanjutkan, pemerintah juga berupaya agar kebijakan harga premium tidak naik hingga 2019 tidak terlalu membebani PT Pertamina.

Caranya, sambung Jonan, yakni dengan memberikan kompensasi berupa pemberian hak kelola sejumlah blok migas, seperti Blok Mahakam, Blok ONWJ, dan delapan blok terminasi.

Tinjau Proyek RDMP Refinery Unit V Balikpapan, Jonan Minta Pertamina Lakukan Ini

Halaman: 
Penulis : Riana
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex