logo


Sebentar lagi, Harapan Lahirnya Pesawat Buatan Asli Indonesia "R80" Jadi Nyata

Pesawat R80 merupakan jawaban atas tantangan tersebut dan diharapkan bahwa Program Pengembangan Pesawat R80 ini juga akan membangun ekosistem industri dirgantara nasional.

25 April 2018 20:57 WIB

Agung Nugroho, Direktur Utama PT Regio Aviasi Industri (PT RAI) dan Mr. Myroslav Krekota, CEO dari TUCANA Engineering Ukraine, menandatangani Framework Agreement pengembangan Pesawat R80
Agung Nugroho, Direktur Utama PT Regio Aviasi Industri (PT RAI) dan Mr. Myroslav Krekota, CEO dari TUCANA Engineering Ukraine, menandatangani Framework Agreement pengembangan Pesawat R80 Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Utama PT Regio Aviasi Industri (PT RAI), Agung Nugroho dan CEO dari TUCANA Engineering Ukraine, Myroslav Krekota telah menandatangani Framework Agreement berkaitan dengan pembuatan pesawat asli buatan Indonesia R80.

Penandatanganan kerjasama itu berlangsung pada tanggal 13 April 2018, bertempat di Wisma Habibie & Ainun, Munich, Jerman, disaksikan langsung oleh pendiri dan komisaris utama PT Regio Aviasi Industri, Prof. Dr.-Ing. BJ Habibie, pendiri dan chairman dari Progresstech Group, Prof. Dr. Vladimir Kulchitsky, Andrey Sharnin, CEO dari Progresstech Group, dan Desra Ghazfan, selakau CIO dari PT Regio Aviasi Industri.

Penandatanganan ini sebagai langkah awal keikutsertaan TUCANA Engineering dalam program Pengembangan Pesawat R80.


Koleksi Pesawat Terbanyak dalam Waktu 11 Bulan, Marsekal Hadi Tjahjanto Raih Rekor MURI

Prof. Habibie menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang sangat bergantung kepada transportasi udara.

Pesawat R80 merupakan jawaban atas tantangan tersebut dan diharapkan bahwa Program Pengembangan Pesawat R80 ini juga akan membangun ekosistem industri dirgantara nasional.

Enam Pesawat Baru Produk PTDI Perkuat TNI

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas