logo


Kiai yang Dekat dengan Pemerintah Disebut Kiai Anjing, Ma'ruf Amin: Jangan Mau Ganti Presiden Maki-maki Orang

"Mau ganti presiden, silahkan ada caranya. Yaitu demokratis dan konstitusional."

24 April 2018 17:52 WIB

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma\'ruf Amin.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ma'ruf Amin, Ketua MUI yang juga Rais Aam Nahdatul Ulama menyinggung kelompok yang tak senang MUI dan NU dekat dengan pemerintah.

Terlebih yang menggunakan kata-kata kasar, menghina kiai karena dekat dengan pemerintah disebut kiai anjing.

Baca Juga: Sambil Tunjuk Foto Jokowi, Amien Rais: Ini Elektabilitasnya sudah Mulai Going Down and Down


Soal Pertemuan PDIP dengan Habib Rizieq, Eva: Kangen-kangenan Aja

"Mau ganti presiden, silahkan ada caranya. Yaitu demokratis dan konstitusional. Jangan ngantem sana-sini. Kalau kiai dekat dengan pemerintah, (dibilang) kiai anjing, naudzubillah," kata Maruf Amin dalam acara pelantikan dan Harlah ke-92 Nahdatul Ulama di Kota Serang, Banten, pada hari Selasa (24/4)

Ma'ruf yang juga Rais Aam Nahdatul Ulama ini mengimbau agar umat juga tidak terprovokasi upaya kelompok tertentu yang ingin mengganti dasar negara.

Serang Balik Gerindra, PDIP: Semua Minta Digandeng Jokowi, Yang Minta Digandeng Prabowo Nggak Ada

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha