logo


Ketua DPR Tak Sepakat Soal Pembentukan Pansus Angket TKA, Alasannya Ini

Bamsoet mengungkapkan bahwa dirinya juga akan membicarakan hal tersebut kepada Wakil Ketua DPR RI, dalam hal ini Fadli Zon dan Fahri Hamzah.

24 April 2018 13:00 WIB

Bambang Soesatyo.
Bambang Soesatyo. twitter @DPR_RI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menilai, belum ada urgensi atau kondisi mendesak terkait wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket perihal terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan DPR dalam waktu dekat akan memasuki masa reses, terlebih telah memasuki tahun-tahun politik.

“Menurut saya belum ada urgensi atau mendesak apalagi dibikin angket,” ujar Bamsoet di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (24/4).


Soal Perpres TKA, Yusril: Tak Sejalan dengan Kampanye Jokowi

Dalam hal ini, Bamsoet malah mengimbau kepada seluruh anggota DPR RI untuk menjaga kondisi politik di DPR sehingga semua partai politik dapat fokus memenangkan pasangan yang diusungnya masing-masing di Pilkada 2018.

“Saya mengimbau kawan-kawan untuk menjaga kondisi politik di DPR sehingga semua partai kita bisa fokusn bekerja memenangkan pasangam masing-masing di daerah,” tuturnya.

Selain itu, seluruh anggota DPR RI diimbau untuk mendukung Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) 2019, serta fokus agar kembali menjadi anggota DPR di Pileg 2018.

“Saya mengimbau kepada seluruh anggota DPR untuk fokus mendukung Capres dan Cawapres 2019 dan fokus supaya kita di DPR ini menjadi anggota DPR lagi dan kita di DPR mendapat nomor bagus di partai kita masing-masing,” tuturnya.

Bamsoet mengungkapkan bahwa dirinya juga akan membicarakan hal tersebut kepada Wakil Ketua DPR RI, dalam hal ini Fadli Zon dan Fahri Hamzah.

Pasalnya ,diketahui Fahri Hamzah mengaku bersedia untuk menandatangani soal wacana pansus angket TKA. Dimana, usulan naskahnya masih disusun.

“Pasti sebagai kolega, saya akan memberikan penjelasan secara sederhana,” pungkasnya.

 

TKA Jadi Polemik, Pengamat: Jokowi Tidak Salah-salah Banget

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana