logo


Pergi Pagi Pulang Pagi Buat Beli Rumah?

Seandainya, penghasilan tidak mencukupi pengeluaran saat mencicil hunian, maka nggak ada salahnya untuk mencari pekerjaan sampingan atau side job.

23 April 2018 13:30 WIB

Ilustrasi Rumah
Ilustrasi Rumah iStock

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pergi pagi pulang petang penghasilan pas-pasan pantat pegal-pegal pala pusing. Mungkin ada yang mengalaminya ya.

Kamu dan pasangan harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup. Salah satunya untuk memiliki rumah.

Apakah harus seperti itu untuk memiliki hunian? Coba deh cek dulu penghasilan suami istri. Kalau joint income biasanya cukup untuk mencicil rumah atau apartemen.


Butuh Rumah Tuh Beli, Bukan Cuma Mimpi!

“Kalau bayar DP bisa dibayar dengan gaji suami, nggak usah korbankan istri. Nggak usah pergi pagi, pulang malam,” ujar perencana keuangan, Avian Dwiputra RFA, kepada Rumah123.

“Suami istri bisa ngobrol. Dari segi penghasilan suami istri, kan bisa dihitung. Kalau dihitung cukup, ya udah,” kata Avian lagi.

Jika suami istri memiliki penghasilan masing-masing Rp 5 juta, diskusikan saja kalau gaji suami bisa untuk mencicil down payment atau uang muka.

Untuk uang muka, sisihkan 30 persen dari Rp 5 juta, yaitu Rp 1,5 juta.

Sementara untuk cicilan, bisa saja penghasilan istri disisihkan 30 persen untuk kredit pemilikan rumah (KPR) atau sekitar Rp 1,5 juta.

Seandainya, penghasilan tidak mencukupi pengeluaran saat mencicil hunian, maka nggak ada salahnya untuk mencari pekerjaan sampingan atau side job. Kamu bisa melakukannya saat senggang seperti saat pulang kantor atau akhir pekan.

(Sumber: Rumah123)

6 Hal Penting Kalau Kamu Beli Rumah Sitaan, Apa Aja Sih?

Halaman: 
Penulis : Riana