logo


Pengamat: Isu Pelanggaran HAM Bakal Menghantui Prabowo

Meski belum ada pendaftaran resmi, pemilihan presiden 2019 diyakini akan kembali menjadi pertarungan Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi).

15 April 2018 08:15 WIB

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto Foto: Suratkabar.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Meski belum ada pendaftaran resmi, pemilihan presiden 2019 diyakini akan kembali menjadi pertarungan Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi).

Meski begitu, pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto itu memiliki jalan terjal untuk menang dari Jokowi.

Setidaknya, isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) bakal menghantui Prabowo.


Soal Partai Setan dan Partai Allah, Tjahjo Kumolo: Partai-partai yang Kalah disebut 'Partai Kalahan Indonesia'

"Sekarang belum terlihat isu yang terjadi namun (pelanggaran) HAM bisa saja dilempar pihak lawan kepada Prabowo," ujar Hendri pada hari Sabtu (14/4).

Penculikan aktivis tahun 1998 oleh Prabowo yang kala itu menjabat sebagai Panglima Kostrad, tak dipungkiri oleh Hendri menjadi momok bagi pemilih saat ini meski cenderung pemilih milenial.

Dia juga mengatakan, pelanggaran HAM bisa menjadi isu sensitif bagi Prabowo.

"Jadi kalau orang-orang kalau dibayang-bayangi dengan (pelanggaran) HAM agak malas juga," ujarnya.

Sementara berkaca dari Pilkada DKI Jakarta dan Pilgub Jateng saat ini yang menyinggung isu SARA, Hendri menilai isu tersebut tidak akan terjadi pada Pilpres 2019.

Meski begitu, isu tersebut tetap membayang-bayangi jika salah satu dari pihak keduanya memulai terlebih dahulu.

Fokus Prabowo Nyapres, Gerindra Belum Pikirkan Pilgub DKI

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha