logo


PKS dan Gerindra Sebut Jokowi Lakukan Kebijakan Populis, PPP: Bukan Pencitraan

PKS menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) merancang kebijakan populis atau yang menyenangkan orang, demi kesuksesan di Pilpres 2019.

12 April 2018 20:00 WIB

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi. Istimewa

Sebenarnya, Jokowi menargetkan pembenahan di bidang ekonomi ini sejak awal. Hanya saja, kata Baidowi terganjal untuk mengurusi stabilitas politik negara.

Soal ketidakstabilan politik itu disebut Baidowi diciptakan oleh kelompok oposisi, yakni Gerindra dan PKS.

"Di awal pemerintahannya, Pak Jokowi itu lebih sibuk untuk menciptakan stabilitas politik dan itu juga diciptakan oleh kelompok oposisi," ujar anggota Komisi II DPR itu.


PAN: Capres Itu Masih Zulkifli Hasan

Baidowi pun meminta publik bersabar. Sebab, manfaat pembangunan di aspek ekonomi biasanya tak bisa dirasakan masyarakat dalam waktu singkat.

"Manfaatnya sudah mulai kita rasakan. Memang dampaknya tidak langsung, tapi jangka panjang," jelasnya.

"Kalau Pak Gatot ke Jokowi, Kami Mundur"

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha