logo


Terhambat Pasokan Gas, Pembangunan 2 Kawasan Industri Tersendat

Investor memperhitungkan pasokan gas alam ini sebagai salah satu alasan berinvestasi di kawasan industri terse

14 Januari 2015 08:51 WIB

pasokan gas alam
pasokan gas alam

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Terhambat pasokan gas, membuat pemerintah mempertimbangkan untuk membangun dua kawasan industri di Kawasan Sei Mangkei Sumatera Utara dan Kawasan Ekonomi Teluk Bintuni papua Barat.

Direktur Pengembangan Fasilitas Industri Wilayah I Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan  mengatakan, Selasa (13/1) di Jakarta mengataan, kedua kawasan industri itu sangat tergantung kepada pasokan gas. Pasalnya gas menjadi sumber energi untuk mengolah komoditas CPO.

"Kalao Kawasan Sei Mangkei fokus pada pengembangan komoditas crude palm oil (CPO) sehingga harus diberikan pasokan gas yang memadai agar memiliki nilai tambah. Sedangkan Kawasan Industri Teluk Bintuni, pasokan gas alam digunakan sebagai bahan baku pengembangan pupuk dan petrokimia dengan luas sebesar 2.344 hektare," katanya.


Perdana, Pertamina Mengapalkan LNG Gross Split di Blok Sanga-sanga

Menurutnya, investor memperhitungkan pasokan gas alam ini sebagai salah satu alasan untuk berinvestasi di kawasan industri tersebut, tapi sampai sekarang tak ada kejelasan kapan kawasan tersebut akan dipasok gas alam. "Hasilnya dari 1.933,83 hektare lahan yang disediakan, baru sekitar 200 hektare yang digunakan dan itupun juga hanya digunakan oleh PT Unilever Olechemical Indonesia (UOI)," katanya.

Jika pasokan gas alam ini mampu dipenuhi, maka hal tersebut akan memicu pertumbuhan penciptaan tenaga kerja seiring dengan pertumbuhan produktivitasnya.  Kementerian Perindustrian menargetkan pembangunan 13 kawasan Industri yang diperkirakan rampung tahun 2019. Kawasan industri tersebut antara lain Sei Mangkei, Kuala Tanjung, Tanggamus, Landak, Ketapang, Batulicin, Bantaeng, Buli, Konawe, Morowali, Palu, Bitung, dan Teluk Bintuni.

 

Keren! Pertamina Bisa Hemat Devisa USD 160 Juta per Tahun, Sebabnya…

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid
 
×
×