logo


Pertamina Klaim Produksi Migas Kuartal I 2018 Meningkat 39%

Meski meningkat dari target tahun lalu, capaian tersebut masih rendah daripada target dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2018.

10 April 2018 17:18 WIB

Ilustrasi anjungan lepas pantai Pertamina
Ilustrasi anjungan lepas pantai Pertamina Twitter @PTPertamina

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Pertamina (Persero) mencatatkan kenaikan produksi minyak dan gas bumi (migas) selama periode Januari hingga Maret 2018.

Senior Vice President Upstream Strategic Planning and Operation Evaluation Pertamina, Meidawati, mengatakan, peningkatan produksi ini didukung oleh sejumlah blok migas yang kini dikelola perusahaan pelat merah itu.

“Produksi migas Pertamina Januari hingga Maret 2018 mencapai 924 ribu barel setara minyak per hari (bsmph). Padahal periode yang sama tahun lalu hanya 665 bsmph,” tutur Meidawati di Jakarta, Selasa (10/4).


Kontrak Dua Blok Migas dengan Skema Gross Split Resmi Diteken

Meidawati menambahkan, meski meningkat dari target tahun lalu, capaian tersebut masih rendah daripada target dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2018. Dalam RKA, Pertamina menargetkan produksi bisa mencapai 930 bsmph.

“Jika dirinci, produksi minyak selama tiga bulan terakhir sebesar 386 ribu barel setara minyak per hari (bph). Tahun lalu yang mencapai 326 ribu bph. Adapun, produksi gas Januari-Maret 2018 mencapai 3.036 juta kaki kubik per hari. Tahun lalu, periode yang sama hanya 1.963 mmscfd,” paparnya.

Ia melanjutkan, produksi itu ditopang dari Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Kemudian Blok Cepu, dan beberapa blok lainnya termasuk yang dikelola PT Pertamina International EP (PIEP) seperti di Aljazair dan Irak.

"Kenaikan produksi migas PEP, PEPC dan Mahakam," tunats Meidawati, seperti diwartakan Katadata.co.id.

 

Cetus Arcandra ke Investor Migas: Jika Ada Masalah Sampaikan, Kita Selesaikan

Halaman: 
Penulis : Riana