logo


Kebocoran Data Facebook Jadi Peringatan untuk Kedaulatan Siber di Indonesia

Pemerintah harus membuat kebijakan agar kedaulatan siber dapat ditegakkan sepenuhnya

9 April 2018 08:30 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Shutterstock

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus PKS, Sukamta menyesalkan adanya kebocoran data pengguna Facebook. Bahkan, disebutkan sekitar 1.096.666 data pengguna Indonesia atau 1,3 persen dari total 87 juta data yang dinyatakan bocor.

"Kejadian kebocoran data Facebook ini menjadi peringatan bagi upaya perlindungan data dan kedaulatan siber di Indonesia. Karut marut registrasi kartu prabayar, sejak awal telah diduga akan terjadi karena sistem registrasi tidak ada kepastian jaminan data tidak bocor," kata Sukamta di Jakarta, pada hari Minggu (8/4).

Anggota Komisi I DPR RI ini menyebut Indonesia masih lemah dalam perlindungan data pribadi. Oleh karena itu, pemerintah harus membuat kebijakan agar kedaulatan siber dapat ditegakkan sepenuhnya.


PKS Puji Sikap Jokowi Respons #2019GantiPresiden

"Karena kunci permasalahan ada di situ, yaitu tidak adanya kedaulatan siber," ucapnya.

Tak Dukung Jokowi, PKS: Kalau Masuk Boro-boro Capres, Cawapres pun Nggak Mungkin

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata