logo


Menteri Sudirman Said Minta Kontraktor Tidak Main Curang

Untuk memantau pelaksanaan proyek, Kementerian ESDM akan mengoptimalkan unit pengendali kinerja

13 Januari 2015 13:40 WIB

Menteri ESDM Sudirman Said (Istimewa)
Menteri ESDM Sudirman Said (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian ESDM akan mengundang calon kontraktor yang akan mengikuti tender proyek-proyek di Kementerian ESDM. Pertemiuan dengan para kontraktor bertujuan untuk membina perusahaan-perusahaan yang berkejasama dengan Kementerian ESDM untuk tidak main mata dengan pegawai Kementerian ESDM.

Tahun 2015 ini, Kementerian yang mengurusi pemasukan negara hingga ratusan triliun tiap tahunnya berkomitmen untuk bersih dari korupsi. Pasalnya, sebelumnya Kementerian ini didera oleh beberapa kasus korupsi bahkan melibatkan Menteri ESDM.

"Untuk memantau pelaksanaan proyek, Kementerian ESDM akan mengoptimalkan unit pengendali kinerja yang dipimpin oleh Widyawan Prawiraatmadja, bekerja sama dengan Sekjen dan Irjen Kementerian ESDM," kata Sudirman Said, Senin (12/1).


8.150 Rumah di Probolinggo dan Pasuruan Teraliri Jaringan Gas

Pada tahun 2015, Kementerian ESDM memperoleh anggaran sebesar Rp 15 triliun yang akan digunakan untuk belanja modal dan pegawai. Sebelumnya, Kementerian ESDM mendapatkan jatah belanja modal sebesar Rp 4,8 triliun dan belanja pegawai Rp 5 triliun. Namun dalam APBN-P 2015, diperoleh tambahan sebesar Rp 5 triliun, sehingga total anggaran belanja modal menjadi Rp 9,8 triliun. Penambahan anggaran ini, masih menunggu persetujuan DPR.

Lebih lanjut Sudirman mengatakan, pihaknya ingin menghindari penyerapan anggaran yang rendah. Oleh karena itu, dalam Rapat Pimpinan yang dihadiri pejabat Eselon I, II dan III di lingkungan Kementerian ESDM, dia meminta agar dilakukan percepatan-percepatan. "Misalnya kita menekankan dari pengalaman tahuun lalu, pelepasan tanda bintang itu harus dilakukan sedini mungkin," tambahnya.

Selain itu, tender-tender juga harus dilakukan secepatnya dan ditargetkan pada bulan Maret, seluruh proses telah rampung. Sebagian tender telah dilaksanakan pada akhir tahun 2014. Dengan pelaksanaan tender yang cepat, diharapkan pada akhir tahun tidak terjadi kejar-kejaran dalam penyelesaian proyek.

Anggaran belanja modal tersebut akan digunakan untuk berbagai proyek, antara lain kelistrikan untuk pulau terluar, konversi BBM ke BBG dan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga.

Menteri Jonan Ajak Masyarakat Lebih Peduli Isu Lingkungan

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan