logo


Sambangi NTT, Jonan Bagi-bagi Lampu Tenaga Surya Hemat Energi

Berdasarkan data BPS, NTT memiliki 20 desa yang saat ini masih dalam kondisi gelap gulita

3 April 2018 16:25 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menyambangi warga pulau-pulau kecil di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungannya, Jonan membagikan bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menyambangi warga pulau-pulau kecil di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungannya, Jonan membagikan bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE). Dok. KESDM

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Beberapa waktu lalu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menyambangi warga pulau-pulau kecil di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungannya, Jonan membagikan bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

Secara simbolis bantuan yang berasal dari dana APBN 2018 ini diserahkan kepada Bupati Flores Timur dan perwakilan warga di atas kapal KN Chundamani yang membawa Jonan bersama rombongan meninjau lokasi dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) di Selat Larantuka, Flores Timur.

Diketahui, berdasarkan data BPS, NTT memiliki 20 desa yang saat ini masih dalam kondisi gelap gulita. Dari 20 desa tersebut, 12 sudah dan akan dilistriki oleh PT PLN, dan sisanya sebanyak 8 desa menjadi prioritas Kementerian ESDM untuk mendapatkan bantuan LTSHE.


Jonan Resmikan 21 Pembangkit Listrik Energi Terbarukan di NTT

Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) mencatat, sebanyak 5.577 KK di 39 desa di NTT akan mendapatkan LTSHE pada tahun ini, dimana Kabupaten Flores Timur mendapat 744 unit LTSHE. Namun demikian, Pemerintah daerah dapat menyampaikan usulan pemasangan LTSHE bagi masyarakat yang masih dalam kondisi gelap gulita dan luput dari pendataan.

Kementerian ESDM terus berupaya menerangi wilayah Indonesia terutama desa-desa belum berlistrik dengan membagikan LTHSE kepada masyarakat di daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal), sebagai langkah untuk mewujudkan energi berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selain LTSHE, Provinsi NTT juga menjadi target program sumur bor air tanah mengingat beberapa wilayahnya termasuk daerah sulit air. Hingga 2017 telah dibangun 90 titik sumur air bor, dan pada tahun 2018 akan dibor 2 titik lagi di Kelurahan Weri dan Kelurahan Sarotari, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Jonan: Peran Energi Saat Ini Bukan Hanya Komoditas, Tapi Sebagai Modal Pembangunan

Halaman: 
Penulis : Riana