logo


Moeldoko Minta Komisi Penyiaran Indonesia Harus Berani Bersuara

Komisi Penyiaran Indonesia baik di pusat maupun di daerah dapat menjadi pahlawan dalam mengawal perubahan di era Revolusi Industri 4.0.

2 April 2018 12:14 WIB

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko Dok. KSP

PALU, JITUNEWS.COM - Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko, menegaskan, Komisi Penyiaran Indonesia baik di pusat maupun di daerah dapat menjadi pahlawan dalam mengawal perubahan di era Revolusi Industri 4.0. 

Hal tersebut disampaikan Moeldoko dalam seminar utama menyambut Hari Penyiaran Nasional bertema “Menjaga Keutuhan NKRI melalui Dunia Penyiaran yang Sehat dan Berkualitas” di Palu, Sulawesi Tengah, pada tanggal 2 April 2018. 

“Untuk bisa menjadi hero, menjadi pahlawan, syaratnya harus menjadi pemberani. Berani bersuara dalam rangka menjaga keutuhan NKRI, dalam menghadapi dunia yang berubah sangat cepat, kompleks dan penuh risiko,” katanya. 


Agar Sektor Migas Terhindar Suap, Moeldoko Sarankan SKK Migas Gunakan Cara Ini

Selain Moeldoko, hadir sebagai nara sumber antara lain Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara; Wakil Ketua Komisi I DPR-RI, Asril Tanjung; dan pakar Hukum Tata Negara Prof. Dr Jimly Asshiddiqie, SH. Seminar ini dihadiri oleh komisioner Komisi Penyiaran Indonesia dan ratusan anggota KPI Daerah dari seluruh Indonesia.  

-

Kunjungi PT Inka Madiun, Moeldoko: Kereta LRT Palembang Siap Dikirim

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan