logo


Soal Makian 'Bangsat' Arteria, PPP: Ini yang Menjadikan Masyarakat Antipati dengan DPR

"Masyarakat memiliki kebenaran tidak perlu loloskan UU MD3 karena ketika DPR melakukan kesalahan, masyarakat tidak berani mengkritik, karena berdasarkan UU MD3 bisa dipidanakan."

31 Maret 2018 09:30 WIB

Anggota Komisi II DPR, Arteria Dahlan.
Anggota Komisi II DPR, Arteria Dahlan. dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Usai memaki Kementrian Agama dengan kata 'bangsat', Politikus PDIP Arteria Dahlan menjadi sorotan publik.

Kritikan pun tertuju kepada Arteria yang dinilai akan membuat publik makin antipati dengan DPR.

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi menilai pernyataan Arteria seolah-olah menjadi ironi keberadaan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (UU MD3) yang sudah berlaku.


Soal Makian 'Bangsat' yang Ditujukan Pada Kemenag, Arteria Dahlan Buka Suara

Salah satunya pasal 122 huruf K soal langkah hukum yang bisa diambil DPR terhadap pihak yang merendahkan kehormatan lembaga dewan.

Kritik Arteria Dahlan, PPP: Masih Banyak Cara Mengkritik Tanpa Mengumpat

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha