logo


DPR: Sinergi BUMN dalam Praktiknya Menjadi Monopolistis

Anggota Komisi VI DPR RI, Mohamad Hekal, meminta peran swasta diperbesar.

30 Maret 2018 12:18 WIB

Ilustrasi, gedung BUMN.
Ilustrasi, gedung BUMN. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pernyataan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, yang menegaskan pentingnya sinergi antar sesama perusahaan BUMN untuk meningkatkan efisiensi disebut sebagai langkah yang berbahaya oleh kalangan DPR RI.

Anggota Komisi VI DPR RI, Nasril Bahar, mengatakan bahwa sinergi BUMN dalam praktiknya menjadi monopoli.

“Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) juga pernah menyatakan, sinergi BUMN telah bersifat monopolistis,” ujar Nasir di sela-sela seleksi anggota KPPU di Gedung DPR RI, belum lama ini.


Soal Holding Migas, Pengamat: Ada Target Tinggi dari Negara untuk Meraih Profit

Dalam hal ini, Nasril menegaskan bahwa monopoli BUMN tampak dalam proyek infrastruktur. Dan sinergi BUMN membuat kolaps ribuan kontraktor swasta.

“Monopoli ini berbahaya. Bisa merusak perekonomian,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, juga menilai sinergi BUMN di proyek infrastruktur cenderung monopolistis.

“BUMN habis-habisan mengambil semua pekerjaan karena ditugaskan menterinya mengejar kentungan tanpa berpikir keadilan,” ujar Darmadi.

Lebih jauh, Politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini mendesak agar swasta diberi kesempatan bersaing dalam proyek infrastruktur.

Sementara, Anggota Komisi VI DPR RI, Mohamad Hekal, meminta peran swasta diperbesar.

“Hubungan bisnis BUMN dan swasta juga harus dibenahi. Bayar tepat waktu dan beri margin keuntungan lebih baik,” katanya.

Tak hanya itu, anggota Komisi VI DPR dari Partai Nasdem, Hamdani, juga mendesak agar penggunaan APBN untuk proyek infrastuktur bisa menciptakan persaingan yang adil.

“Swasta jangan dianaktirikan. Yang lebih banyak menyerap tenaga kerja itu swasta,” pungkasnya.

DPR Sebut Pembentukan Holding Migas Terburu-Buru

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex