logo


Pengamat: Habib Rizieq Dianggap Simbol Kekuatan Umat Islam yang Tak Puas dengan Pemerintahan Jokowi

Jika kondisi politik di Indonesia stabil, sosok Rizieq tidak akan dianggap sebuah kekuatan.

29 Maret 2018 10:56 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Terjadinya rentetan peristiwa seperti penangkapan ulama dan pembubaran ormas Islam membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilabeli sebagai pemimpin yang tidak pro terhadap umat muslim di Indonesia.

Zaki Mubarak, Pengamat politik Islam asal Univesitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Habib Rizieq Shihab telah menjadi salah satu representasi sekaligus simbol atas ketidakpuasan umat Islam terhadap pemerintahan Jokowi.

Status ini didapatkan Rizieq tak lepas dari polarisasi atau keterbelahan politik di masyarakat, dan merebaknya isu kebangkitan politik umat Islam setelah Pilkada DKI Jakarta 2017.


Galau, PA 212: Kami Khawatir Jika Rizieq Tak Mau Dicapreskan

"Dalam momen polarisasi itulah Rizieq dianggap mampu menjadi simbol kekuatan umat Islam yang tidak puas dengan pemerintah Jokowi dan yang merasa dizalimi khususnya umat Islam," kata Zaki.

Menurut Zaki jika kondisi politik di Indonesia stabil, sosok Rizieq tidak akan dianggap sebuah kekuatan. Namun Zaki memrediksi kondisi stabil tersebut tidak akan terjadi hingga Pilpres 2019 mendatang.

"Justru kondisi polarisasi itu meningkat, ya. Itu yang dimanfaatkan oleh beberapa kelompok politik untuk kemudian berharap mendapatkan dukungan setelah bertemu Rizieq," kata Zaki.

Rizieq yang sampai saat ini masih berada di Mekkah, Arab Saudi, memang kerap dikunjungi sejumlah politisi. Imbauan Rizieq soal koalisi partai menghadapi Jokowi bahkan direspons cukup serius oleh sejumlah elite partai.

Tak hanya kelompok di luar kekuasaan, penguasa, khususnya Presiden Joko widodo akhirnya memilih ikut memanfaatkan kondisi sentimen umat Islam yang akan terus memuncak hingga Pilpres itu.

Dari fenomena tersebut, Zaki menyebut suara Rizieq akan terus didengar dan akan memudar sendirinya jika kondisi masyarakat tak lagi terfragmentasi.

Kapitra Beberkan Habib Rizieq Tak Pernah Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha