logo


Data Pribadi Pengguna Facebook Bobol, Mark Zuckerberg Akhirnya Angkat Suara

Kebijakan yang memungkinkan penyalahgunaan data adalah pelanggaran kepercayaan.

22 Maret 2018 10:01 WIB

CEO Facebook Mark Zuckerberg - The Telegraph
CEO Facebook Mark Zuckerberg - The Telegraph

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejak bocornya data pribadi Chief Executive Officer Facebook, Mark Zuckerberg akhirnya angkat suara. Dia mengaku sudah mengubah sejumlah aturan terkait berbagi data dengan aplikasi pihak ketiga.

Hal ini diungkapkannya pada hari Rabu (21/3), sejak bobolnya data pribadi pengguna sekitar 50 juta orang dari Amerika Serikat oleh perusahaan konsultan politik yang berbasis di Inggris, Cambridge Analytica.

Prabowo Dibully Karena Sebut Indonesia Bubar pada 2030, Netizen: Berikan Bukti yang Jelas, Warga Indonesia Bukan Pecundang


Orang Muda Ramai-ramai Tinggalkan Facebook dan Beralih ke sini

Ia mengakui bahwa kebijakan yang memungkinkan penyalahgunaan data adalah pelanggaran kepercayaan antara Facebook dan orang-orang yang berbagi data (pengguna) dengan perusahaannya, dan berharap Facebook untuk melindunginya.

Polisi Tangkap Anggota Ormas Penyebar Hoax, Habib Novel Sebut FPI Jadi Korban

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha