logo


Di Bedah Buku UI, Prabowo Tunjukkan Novel yang Sebut Indonesia Bubar 2030

Prabowo menunjukkan novel berjudul 'Ghost Fleet', dimana penulis novel adalah ahli strategi dari Amerika yang menggambarkan skenario perang.

21 Maret 2018 16:43 WIB

Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto. Istimewa

"Indonesia tidak suka dikritik, apalagi mengkritik seorang senior," ungkap Prabowo dalam video yang diunggah pada 19 September 2017 di YouTube.

Selain itu, Prabowo juga menunjukkan tiga buku yang akan ditinggalkan di UI.

Sindir Amien Rais, Ruhut: Mengkritik Kalau Tidak dengan Solusi Sama dengan Menghina


Pihak Istana Pertanyakan Dasar Pernyataan Prabowo 'Indonesia Bubar 2030'

"Ini saya membawa dua buku, yang pertama 'Destined for War: Can America and China Escape Thuycydides's Trap', dan yang kedua 'War by Other Means: Georconomics and Statecraft', buku ini akan saya tinggalkan di UI," ujarnya.

Relawan Jokowi: Pemerintah Bohong Terus

Buku ketiga yang ditunjukkan oleh Prabowo adalah novel berjudul 'Ghost Fleet'. Ia kemudian menceritakan isi buku tersebut, dimana penulis novel adalah ahli strategi dari Amerika yang menggambarkan skenario perang.

Soal Pidato Prabowo, Sandiaga: Biar Temen-temen Gerindra

"Dan satu lagi 'Ghost Fleet' ini novel ditulis oleh dua ahli strategi dari Amerika, menggambarkan sebuah skenario perang antara China dan Amerika tahun 2030. Yang menarik dari sini hanya satu, tahun 2030 Republik Indonesia sudah tidak ada lagi," ujar Prabowo.

Soal 'Indonesia Bubar 2030', PPP: Menunjukkan Pesimisme Pemimpin

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata