logo


TKI Dihukum Mati, JK: Hormati Hukum Negara masing-masing

Sejauh ini, Pemerintah Indonesia telah berupaya melakukan pembebasan dari hukuman mati tersebut. Namun sia-sia karena terhalang dengan hukum di Arab Saudi.

20 Maret 2018 20:28 WIB

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku turut prihatin atas status Tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Madura, Zaini Misrin, yang dieksekusi mati di Arab Saudi.

"Jadi kita (Pemerintah) tentu sangat serius dan prihatin dan berduka cita hal itu," kata Kalla di kantor wakil presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018).

Menurut Jusuf Kalla, apa yang dialami Zaini juga berlaku di Indonesia. Dia berharap agar publik dapat memahami hukum yang berlaku di masing-masing negara, termasuk di negara tujuan TKI.


Wiranto Imbau KPK Tunda Status Tersangka, JK: Masalahnya OTT Tak Bisa Ditunda

"Kalau orang berbuat salah maka berlaku hukum setempat, sama juga di Indonesia, jangan lupa, kita tidak bisa asal marah saja, kita juga (menerapkan) hukum mati," jelas Jusuf Kalla.

Kalla menambahkan, sejauh ini, Pemerintah Indonesia telah berupaya melakukan pembebasan dari hukuman mati tersebut. Namun sia-sia karena terhalang dengan hukum di Arab Saudi.

"Pemerintah telah mengupayakan banyak, karena (termasuk) pembunuhan di sana kalau pembunuhan hanya bisa dimaafkan oleh keluarga, ya itu kita tidak pahami, harus mengerti," kata Kalla.

Soal Eksekusi Mati TKI, PDIP: Arab Saudi Abaikan Prinsip Tata Krama Hukum

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas
 
×
×