logo


BI Akan Ganti Kerugian Nasabah Korban Skimming ATM

Nasabah yang merasa menjadi korban diimbau untuk melapor ke bank setempat

18 Maret 2018 12:45 WIB

Logo Bank Indonesia.
Logo Bank Indonesia. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COMPembobolan ATM dengan modus skimming terjadi di beberapa daerah, kerugian para nasabah mencapai miliaran rupiah. Polisi mengatakan, kerugian para nasabah bank akan ditanggung oleh pihak Bank Indonesia (BI).

"Kemarin dari BI kan sudang ngomong juga, masyarakat yang mengalami kerugian nanti melapor dulu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada hari Minggu (18/3).

Nasabah yang merasa menjadi korban diimbau untuk melapor ke bank setempat. Pihak bank akan menelusuri uang yang hilang apakah akibat skimming atau bukan.


Mengejutkan, Polisi Temukan Keanehan dalam Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen

"Kalau bisa dibuktikan itu (akibat skimming), nanti akan diganti (oleh bank)," kata Argo.

Beberapawaktubelakangan initerjadi pembobolan rekening disejumlah daerah. Setelah ditelusuri, ternyata raibnya uang para nasabah akibat dibobol sindikat. Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap 4 anggota sindikat pembobolan, terdiri dari 3 WN Rumania dan 1 WN Hungaria. Seorang wanita Indonesia juga ditangkap karena turut terlibat. Setidaknya ada 64 bank yang berhasil dibobol oleh para pelaku.

Soal Tim Pemantau Kasus Novel Baswedan, Polisi: Informasi Kita Tampung

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata