logo


Soal Tim Pemantau Kasus Novel Baswedan, Polisi: Informasi Kita Tampung

Argo tidak mengatakan apakah pihaknya sudah menerima atau belum rekomendasi dari tim pemantau

18 Maret 2018 11:08 WIB

Kabid Humas Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.
Kabid Humas Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COMPolda Metro Jaya akan menerima masukan dari tim pemantau yang dibentuk oleh Komisi Hak Asasi Manusia (HAM) terkait kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

"Semua informasi yang dilakukan oleh masyarakat maupun lembaga yang ada, kita tampung," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada hari Minggu (18/3).

Namun, ia tidak mengatakan apakah pihaknya sudah menerima atau belum rekomendasi dari tim pemantau. "Nanti kita cek, nanti kita tunggu saja," imbuhnya.


Kasus Novel Baswedan Belum Ada Perkembangan, KPK Ungkap Teror ke Komnas HAM

Tim pemantau mempunyai waktu 3 bulan untuk membantu pengungkapan pelaku teror penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Tim pemantau nantinya akan memberikan rekomendasi kepada Polri dan KPK.

"Ini tim yang diberi kewenangan Undang-Undang Komnas HAM, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2009. Keputusan paling tinggi putusan paripurna sehingga ketika tim ini dibentuk paripurna kewenangannya tinggi," ujar komisioner Komnas HAM Choirul Anam di KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (16/3).

Komnas HAM dan KPK Bahas Penyelesaian Kasus Novel Baswedan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata