logo


Bupati Hulu Sungai Tengah Ditetapkan Sebagai Tersangka Gratifikasi dan Pencucian Uang

Abdul menerima fee dari setiap proyek APBD dan total yang diterima mencapai Rp 23 miliar

16 Maret 2018 21:30 WIB

Bupati Huu Sungai Tengah, Abdul Latif ditetapkan sebagai tersangka
Bupati Huu Sungai Tengah, Abdul Latif ditetapkan sebagai tersangka Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COMKPK menetapkan Bupati Hulu Sungai Tengah, Abdul Latif (ALA). Abdul Latif menjadi tersangka atas kasus gratifikasi dan pencucian uang (TPPU) dalam bentuk fee proyek APBD Kabupaten Hulu Tengah.

“Tersangka sebagai PNS atau penyelenggara negara diduga menerima gratifikasi yang berasal dari suap dalam bentuk fee proyek APBD pemerintah,” kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief di gedung KPK, Jakarta Selatan, pada hari Jumat (16/3).

Laode mengatakan, Abdul menerima fee dari setiap proyek APBD dan total yang diterima mencapai Rp 23 miliar.


Fredrich Laporkan Ketua KPK

“Diduga ALA menerima fee berkisar 7,5 persen sampai 10 persen setiap proyeknya. Total dugaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan menerima Rp 23 miliar,” terang Laode.

Laode menjelaskan, uang hasil korupsi dan gratifikasi Abdul diduga untuk membeli beberapa aset. Ada beberapa kendaraan mewah yang dibeli oleh Abdul.

"Dalam perkembangan perkara ini penyidik dapat mengembangkan perkara dugaan penerima gratifikasi dan TPPU," ucap Syarif.

Tolak Imbauan Wiranto, KPU: Biar Jadi Pembelajaran untuk Parpol

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata