logo


Marak OTT Calon Kepala Daerah, Demokrat: Menguntungkan yang Lain

Demokrat menghormati penegakan hukum terkait kasus yang menjerat calon kepala daerah oleh KPK

15 Maret 2018 21:23 WIB

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan. demokrat.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COMSekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan menghormati penegakan hukum terkait kasus yang menjerat calon kepala daerah oleh KPK.

"Ya saya percaya bahwa penegakan hukum terhadap soal korupsi ini, para penegak hukum sudah punya cara, dan mekanisme, dan sistemnya. Dia tunduk dan taat pada aturan hukum kan. Kita hormati itu secara profesional. Oleh karena itu, itu satu hal. Satu hal (lain), pesta demokrasi. Jadi ini 2 hal yang berbeda," kata Hinca di KPK, Jakarta Selatan, pada hari Kamis (15/3).

Hinca menyinggung soal Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Ia menyebut proses hukum tersebut juga bisa menguntungkan pihak lain.


Soal Cuti Saat Kampanye, Golkar: Kepala Negara Nggak Ada Cutinya

"Karena bisa saja maksudnya baik, untuk mengambil seseorang, tapi menguntungkan langsung kepada yang lain. Itu soal di situ. Saya kira kawan-kawan penyidik atau KPK bisa menimbang itu," tuturnya.

Mengenai imbauan Menkopolhukam Wiranto soal penundaan kasus para calon kepala daerah, ia menyarankan agar proses hukum terus berjalan. Sementara itu, proses demokrasi juga tetap berjalan dengan baik.

"Kalau dalam konteks ini biarkan penegakan hukum jalan terus dan biarkan proses demokrasi juga baik, kan begitu. Jadi penegakan hukum ini nggak boleh berhenti karena ada salah satu peristiwa yang bersifat perseroangan. Kita tunggu saja," tutup Hinca.

Pihak RS Medika Permata Hijau Mengaku Takut Dikaitkan dengan Kasus Novanto

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata