logo


Soal Cuti Saat Kampanye, Golkar: Kepala Negara Nggak Ada Cutinya

Airlangga menyerahkan regulasi tersebut pada KPU

15 Maret 2018 19:49 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di pembukaan Mukernas Kosgoro 1957.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di pembukaan Mukernas Kosgoro 1957. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COMAturan mengenai cuti saat kampanye untuk calon presiden petahana di Pilpres 2019 menuai pro dan kontra. Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menyebut Presiden Joko Widodo tidak perlu cuti. Hal itu dikarenakan Jokowi menjalankan tugas pemerintahan sebagai kepala negara meski sedang mengikuti Pemilu.

"Kalau menurut saya namanya Kepala Negara enggak ada cutinya ya. Jadi mau kampanye boleh-boleh saja," ujar Airlangga di Istana Negara, Jakarta, pada hari Kamis (15/3).

Namun, Airlangga menyerahkan regulasi tersebut pada KPU.


Ada 15 Kandidat Cawapres Prabowo, Gerindra: Dari Politik, Tokoh Islam, Hingga Pengusaha

"Ya nanti itu KPU yang mengatur," ujar Airlangga.

Ketentuan mengenai kampanye bagi capres petahana diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu. Pada Pasal 281 disebutkan, bahwa presiden yang mencalonkan kembali dalam Pilpres, wajib mengajukan cuti di luar tanggunga negara.

Megawati 'Naik Pangkat', PPP: Bukan Politik Praktis Jokowi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata