logo


Balita Nonton Bokep, KPAI: Laporkan Langsung Pada Orang Tua, Bukan Merekam

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan kejadian balita menonton video porno. Terlebih, perekam video tersebut terus mengabadikan kejadian itu dan tidak langsung menegur orang tua yang ada di samping balita tersebut.

15 Maret 2018 11:29 WIB

Ilustrasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
Ilustrasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan kejadian balita menonton video porno. Terlebih, perekam video tersebut terus mengabadikan kejadian itu dan tidak langsung menegur orang tua yang ada di sampingnya.

Dia juga menekankan kepada perekam video saat balita menonton porno tersebut. Seharusnya perekam dapat menegur orangtua agar anak tersebut tidak terus menonton konten yang tak seharusnya.

"Kepada perekam video tersebut, agar tidak melakukan tindakan berulang. Harusnya mengingatkan kepada ibu balita, agar anak yang bersangkutan tidak mengakses konten pornografi, bukan justru merekamnya," kata Ketua KPAI, Susanto dalam keterangannya, pada hari Kamis (15/3).


KPAI: Laporkan Kepada Kami Jika Ada Anak yang Adiksi Gadget

Di samping itu Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty menyoroti kebiasaan orangtua yang dengan mudah memberikan gadget kepada anak mereka.

Persaudaraan Alumni 212 Kecam Pelarangan Penggunaan Cadar di UIN Bukit Tinggi

Namun tidak dibarengi dengan pengawasan maksimal. Sitti juga menegaskan agar masyarakat memiliki kebiasaan sadar lapor.

Atalarik Syach dengan Vonny Cornelia: Insya Allah ke Arah Pernikahan

"KPAI ada aduan dan polisi ada aduan. Misalnya yang fix dilakukan anak itu adalah nonton blue film, dimatikan, lalu menegur ibunya. Langsung ibunya dikasih tahu. Lalu data ini bukan disebarkan ke grup yang viral atau sebaliknya diserahkan ke Dinsos atau ke KPAI sehingga kita bisa memberikan tugas," ujarnya.

Ampuh Turunkan Birahi, Begini Kata Ustaz Somad

"Di satu sisi kita apresiasi. Ini sudah bagus mau didokumentasikan, kalau misalnya blue film langsung tegor. Kan ortunya jadi dipermalukan, kalau niat kita mau memperbaiki langsung ditegur," imbuhnya.

Korban LGBT di Bawah Umur Meningkat, KPAI: Pelaku Harus Dijerat Pasal Pidana

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha