logo


Polisi Tangkap Anggota Ormas Penyebar Hoax, Habib Novel Sebut FPI Jadi Korban

Novel menyebut, kader FPI selalu mengikuti aturan keorganisasian

28 Februari 2018 17:33 WIB

Habib Novel Bamukmin.
Habib Novel Bamukmin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ahyad Saepuloh (AS), penyebar hoax penganiayaan pemuka agama di Bandung yang dikaitkan dengan isu kebangkitan PKI, ditangkap oleh polisi. Dari foto-foto yang ada di akun Facebook-nya, Ahyad diduga anggota ormas Islam.

Menanggapi penangkapan Ahyad, Sekjen DPP Front Pembela Islam (FPI), Habib Novel Chaidir mengatakan pihaknya akan mencari tahu apakah Ahyad merupakan anggota FPI.

“Nanti kita selidiki dulu. Kalau memang betul (Ahyad anggota FPI) ya kita pasti melakukan pembelaan, pasti ada suatu rekayasa yang dibuat mereka. FPI ini menjadi korban,” ujar Novel di Hotel Ibis Budget, Jakarta Pusat, pada hari Rabu (28/2).


Ssstt, Polisi Sudah Kantongi Indentitas Penyebar Hoax Tentang Penyerangan Ulama dan Tokoh Agama

Novel menyebut, kader FPI selalu mengikuti aturan keorganisasian. Maka dari itu, tidak mungkin ada kadernya yang melakukan kesalahan seperti menyebarkan hoax.

“Karena kalau menurut kita FPI Insyaallah mengikuti prosedur, kalau ditangkap berarti ada kesalahan yang tidak diikuti atau dilanggar prosesdurnya. Karena kita enggak boleh sih, ada aturan jangan menyebarkan hoaks, itu udah larangan,” terang Novel.

Menurut polisi, Ahyad memiliki 9 akun Facebook dengan nama berbeda-beda. Salah satu akun yang kerap digunakan Ahyad menyebar hoax dan ujaran kebencian adalah Ugie Khan.

Soal Pengusutan Penyebar Hoax, Fadli: Ini Tantangan Sekaligus Batu Ujian Bagi Kepolisian

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata