logo


Nih Cara Murah Atasi Kanker Sejak Dini

"Meskipun kanker bisa diobati, tapi dalam prosesnya membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit.

27 Februari 2018 13:51 WIB

shutterstock

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penyakit paru-paru, payudara, dan serviks masih mendominasi jenis kanker yang paling banyak diidap masyarakat Indonesia.

Menurut spesialis penyakit kanker RS Siloam Semanggi, Dr Jeffrey B Tenggara SpPD HOM, pencegahan dengan deteksi dini merupakan pengobatan paling mudah untuk terbebas dari kanker. Dia mengatakan bahwa meyakini bahwa penyakit kanker tersebut dapat diobati dengan persentase keberhasilan mencapai 43 persen. 

"Meskipun kanker bisa diobati, tetapi dalam prosesnya membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Satu hal yang harus selalu kami ingatkan adalah deteksi dini dalam periode yang berkesinambungan," kata Dr Jeffrey seperti dikutip dari keterangan pers pada hari Selasa (27/2).


Waspadai! 3 Tanda Kanker Paru ini!

Dia melanjutkan, pencegahan dini misalnya, suntik vaksin untuk mencegah kanker serviks dan hepatitis. Deteksi dini, seperti cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin berolah raga dan aktivitas fisik lainnya, diet yang seimbang dan instirahat yang cukup serta kelola stress dengan baik (CERDIK). Ini adalah kampanye yang selalu didengungkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang sangat bermanfaat bagi pasien.

Andai memang ditemukan bakal calon kanker di dalam tubuh, kata Dr Jeffrey, pengobatan akan semakin mudah. Beda penanganannya apabila pasien datang setelah menderita kanker stadium akut.

"Manfaat deteksi dini, apabila ditemukan kanker dalam fase stadium lanjut, tim ahli dapat melakukan penanganan pengobatan secara maksimal," tegasnya.

Dr Niken Wastu Palupi, Kasubdit Penyakit Kanker dan Kelainan Dalam, Kementerian Kesehatan, kembali menekankan bahwa kampanye CERDIK bisa mencegah kemunculan berbagai penyakit termasuk kanker.

Mudah sekali melakukan kampanye CERDIK ini. Cukup dengan mengenyahkan asap rokok, diet sehat yang seimbang, rajin beraktivitas fisik, istirahat cukup, dan kelola stres dengan benar.
"Jika CERDIK dijalankan dengan baik, maka upaya tersebut dapat mengurangi risiko terkena kanker," kata Niken menekankan.

Kanker Esofagus, Kenali dan Waspadalah akan Gejalanya

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha
 
×
×