logo


Pertamina Bakal Kelola Blok Terminasi, SKK Migas Angkat Suara

Wisnu mengaku optimistis, Pertamina mampu mengelola blok-blok migas habis kontrak.

26 Februari 2018 20:40 WIB

Ilustrasi pengeboran minyak.
Ilustrasi pengeboran minyak. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabowo Taher, turut angkat suara terkait langkah pemerintah yang menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk mengelola delapan blok minyak dan gas bumi (migas) yang habis masa kontraknya (terminasi) tahun ini.

Adapun, delapan blok terminasi yang akan diserahkan ke Pertamina adalah Blok Tuban, Blok Attaka, Blok South East Sumatera, Blok Tengah, Blok East Kalimantan, Blok North Sumatera Offshore, Blok Ogan Komering, dan Blok Sanga-Sanga.

Wisnu mengaku optimistis, Pertamina mampu mengelola blok-blok migas habis kontrak. Pasalnya kata dia, berdasarkan data faktual, delapan blok migas tersebut memiliki potensi yang baik dalam segi offshore maupun onshore.


Pertamina Hulu Energi Siap Garap Empat Blok Terminasi

"Kalau bicara kemampuan saya pikir Pertamina mampu," tutur Wisnu di akarta, Senin (26/2).

Ia menegaskan, Pertamina baru-baru ini sedang mengelola blok Mahakam. Pihaknya akan melihat bagaimana performa Pertamina dalam mengelola blok terbesar dalam produksi gas di Indonesia itu.

"Kemudian yang lainnya adalah terkait dengan pengelolaan blok eksisting yang dikelola Pertamina, di dalam catatan kami pada 2013, laju penurunannya juga cukup berat untuk dinaikkan (lifting-nya)," kata dia.

Lebih lanjut, Wisnu mengatakan, pihaknya akan terus memberikan perhatian khusus pada Pertamina dengan mendorong percepatan perizinan hingga menugaskan analis senior SKK Migas. Menurutnya, kenaikan harga minyak saat ini dinilai bisa turut mendongkrak eksplorasi migas sehingga target lifting di APBN 2018 bisa tercapai.

"Dengan tambahan delapan WK (Wilayah Kerja) ini akan menjadi chance (peluang) tersendiri bagi Pertamina, dan komitmen kita untuk Pertamina agar bisa menjadi lebih baik," tandas dia.

 

Kelola Lima Blok Terminasi, PHE Buka Peluang Kerja Sama

Halaman: 
Penulis : Riana
 
×
×