logo


Mentan Amran Sulaiman Pecat Pejabat di Kementan yang Bermasalah

Berkaitan tata kelola pertanian, Mentan sudah melakukan revolusi mental di antaranya telah dilakukan demosi dan mutasi terhadap pegawainya.

26 Februari 2018 16:52 WIB

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman meninjau perkebunan tebu di lahan rawa yang berlokasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Selasa (22/5).
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman meninjau perkebunan tebu di lahan rawa yang berlokasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Selasa (22/5). dok. Kementan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memecat Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian Pertanian berinisial AA, terkait pelanggaran dalam pelaksanaan program Penggerak Membangun Desa (PMD). AA saat ini sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Agung.

"Atas penanganan kasus ini, Mentan mendukung penuh penegakan hukum. Mentan mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Kejaksaan Agung," kata Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Spudnik Sujono, dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (26/2/2018).

Menurut Spudnik, program PMD ini adalah program tahun 2015, dengan tempat pelaksanaan di Kalimantan. Kegiatan PMD mencakup penyaluran bantuan sarana hortikultura kepada kelompok tani tahun 2015.

Dalam kasus tersebut, tersangka AA telah mengembalikan uang sebesar Rp130 juta. Sedangkan mitra kerja dari AA ialah CV Cipta Bangun Semesta dan grup perusahaan yang berkaitan langsung  di-blacklist.

Spupnik menjelaskan, berkaitan tata kelola pertanian, Mentan sudah melakukan revolusi mental di antaranya telah dilakukan demosi dan mutasi terhadap pegawainya.

"Dilakukan demosi dan mutasi 1.294 pegawai, serta memecat beberapa pegawai yang melakukan pelanggaran," paparnya.

"Pernah juga dalam sehari mencopot lima orang pejabat pada satu Direktorat Jenderal," imbuhnya.


Kelompok Pendukung Risma Bermunculan, Ini Komentar Wanita Emas

Mengharapkan Presiden Jokowi Menegur Ahok Adalah Sebuah Ilusi

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas