logo


Akan Gelar Unjuk Rasa Tuntut PK Ahok, Al Khaththath: Jika Dikabulkan Bisa Ikut Pilpres 2019

Ia mengaku sudah ada 5.000 orang yang siap untuk ikut dalam aksi tersebut

24 Februari 2018 16:32 WIB

Sekretaris Jendral Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khaththath.
Sekretaris Jendral Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khaththath. Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COMSekjen Forum Umat Islam (FUI), Al-Khaththath mempersiapkan aksi unjuk rasa menuntut Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditolak.

"Tolong diinfokan kepada umat, masyarakat, bahwa GNPF, ulama dan Persaudaraan Alumni 212 mengundang seluruh masyarakat Indonesia khususnya Jakarta, baik muslim maupun nonmuslim, untuk mengawal sidang dalam rangka menolak PK Ahok. Kita support hakim untuk menolak PK Ahok," seru Al Khaththath di Gedung Joang '45, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu (24/2).

Al-Khaththath mengatakan, sidang PK Ahok akan digelar pada pukul 08.00 WIB di Pengadilan negeri Jakarta Utara. Ia meminta massa untuk memenuhi ruas jalan Gajah Mada sebagai bentuk penolakan. Ia mengaku sudah ada 5.000 orang yang siap untuk ikut dalam aksi tersebut.


Siap-siap, Alumni 212 Bakal Turun Mengepung Sidang PK Ahok

"Jadi tolong semua disampaikan ke saudara-saudara, kita hadir memenuhi Jalan Gajah Mada," katanya.

Menurutnya, jika PK Ahok dikabulkan maka mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut berpeluang melenggang ke Istana.

"Sebab gini, yang saya dengar dari ahli hukum, kalau Ahok ini dikabulkan PK-nya, berarti dia akan dibebaskan dengan status bukan tahanan dan bukan narapidana. Itu akan melenggang ke Istana," ungkapnya.

"Akan bisa menjadi calon presiden 2019 atau wapres atau apa pun. Ini yang meresahkan umat Islam. Jadi gubernur saja meresahkan, apalagi jadi wapres," kata Al Khaththath.

"Habib Rizieq Tak Paham Hukum Soal Upaya PK yang Diajukan Ahok"

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata