logo


Dituding Bersekongkol dalam Pengusutan Kasus Korupsi, KPK Angkat Bicara

Fahri Hamzah menyebut tentang adanya skandal dalam pemberantasan korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut hal semacam itu sudah kerap ditudingkan pada KPK.

20 Februari 2018 19:46 WIB

Juru bicara KPK Febri Diansyah.
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut tentang adanya skandal dalam pemberantasan korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut hal semacam itu sudah kerap ditudingkan pada KPK.

"Itu sebenarnya sudah sekian kali saya dengar ya seperti itu dan sering juga kita jelaskan," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, pada hari Selasa (20/2).

Febri menyebut seorang saksi, tersangka, bahkan terdakwa sekali pun dilindungi undang-undang untuk bekerja sama dengan penegak hukum. Selama ada keterangan penting yang disampaikan oleh mereka yang bekerja sama, Febri menyebut KPK akan menerima tetapi tetap ditelaah.


Geram Dituding Korupsi, Fahri: Pengungkapan Kasus KPK Hanya Berdasar "Nyayian" Nazaruddin

Menurut Febri, hal seperti itu didukung secara hukum. Fasilitas seperti itu diatur dalam undang-undang, sebagai contoh dalam hal pemberian justice collaborator (JC).

"Kalau menggunakan logika yang sehat dalam penegakan hukum ada pihak yang ingin menyampaikan informasi dia ketahui seharusnya itu hal itu didukung secara hukum. UU (Undang-Undang) memberikan fasilitas itu peraturan pemerintah dan surat edaran MA (Mahkamah Agung) misal JC bisa diberikan tuntutan atau hukuman rendah," ujar Febri.

"Seharusnya perspektif itulah keterangan pihak tertentu yang membongkar kasus korupsi lain dilihat bahwa kemudian kemarin menyebutkan nama-nama lain salah satu anggota DPR menyerahkan bukti ke KPK tentu kami terbuka silakan sampaikan kepada KPK. Kami punya kewajiban analisis lebih lanjut meskipun sekali lagi kami tidak bisa tergantung satu orang saja. KPK juga harus adil dan profesional melaksanakan tugasnya," imbuh Febri.

Fahri: Pak Jokowi Berani Enggak, Hentikan Skandal (KPK) Ini?

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha