logo


Namanya Disebut Nazaruddin Terkait Korupsi, Fahri Hamzah: Itu Bentuk Kekecewaan

Fahri Hamzah menegaskan tidak pernah terlibat dalam 'bisnis' apapun di DPR selama menjadi anggota hingga menjabat sebagai pimpinan DPR.

20 Februari 2018 03:30 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COMMantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin menyebut nama Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah terlibat dalam kasus korupsi. Fahri membantah pernyataan Nazaruddin tersebut, ia menyebut ucapan Nazaruddin tersebut adalah bentuk kekecewaan.

"Dapat diambil kesimpulan bahwa yang disampaikan Nazar itu atas kekecewaannya," kata Fahri dalam keterangan tertulisnya, pada hari Senin (19/2).

Ia menyebut kekecewaan tersebut karena rekomendasi asimilasi Nazaruddin ditolak oleh KPK. Karena selama ini, Nazaruddin mengklaim banyak membantu KPK.


Nazaruddin Ungkap Pimpinan Fraksi Terima Uang e-KTP, KPK: Akan Kami Cermati

"Ada dua hal yang bikin dia kecewa. Pertama, asimilasinya yang tertunda karena bocornya dokumen KPK yang menjamin kalau yang bersangkutan tidak mempunyai kasus. Kedua, bocornya kembali dokumen Pansus Angket yang sekarang telah menjadi lampiran laporan angket tentang ratusan kasus Nazar yang disimpan KPK," jelasnya.

Fahri menegaskan tidak pernah terlibat dalam bisnis apapun di DPR selama menjadi anggota hingga menjabat sebagai pimpinan DPR.

"Pernyataan Nazar itu tidak ada hubungan dengan saya. Saya nggak pernah ada 'bisnis' di DPR selama hampir 14 tahun menjadi anggota dan pimpinan DPR. Pernyataan Nazar itu hanyalah pengulangan persekongkolan Nazar yang sudah dilakukannya hampir satu dasawarsa ini. Ada ribuan nama yang disebut hanya untuk dibungkam, tapi saya tak akan berhenti. Kerusakan akibat Nazar telah nyata. Cukuplah!" tegasnya.

"Oleh karena itu, saya ingin menyimpulkan bahwa persekongkolan Nazar dengan KPK ini telah menjadi problem keamanan nasional. Itulah sebabnya, dengan kesimpulan Pansus Angket berakhir, Komisi III dan Komisi I selayaknya menimbang persoalan ini sebagai persoalan keamanan nasional yang serius," kata Fahri.

Sebelumnya, nama Fahri Hamzah disebut oleh Nazaruddin kepada wartawan di Pengadilan Tipikor. Awalnya Nazaruddin ditanya mengenai proses asimilasi dirinya, namun dia bicara mengenai niatnya membantu KPK yang kemudian menyinggung soal Permai Group, kepala daerah yang terseret kasus kprupsi, dan juga Fahri Hamzah.

"Contohnya, saya akan segera menyerahkan segera berkas ke KPK tentang korupsi yang dilakukan Fahri Hamzah ketika dia Wakil Ketua Komisi III. Saya akan buktikan, kalau memang dia bersih dengan bukti yang saya ajukan, insyaallah dengan bukti yang saya serahkan cukup membuat Fahri tersangka," kata Nazaruddin.

Namun, ia tidak menjelaskan kasus apa yang dibicarakannya. Nazaruddin hanya menyebut memiliki bukti mengenai keterlibatan Fahri sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR.

Kader Kena OTT KPK, Golkar Perbarui Pakta Integritas

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata