logo


Fredrich: Jaksa Tidak Cermat, Dakwaannya Maju Mundur

Penjemputan Setya Novanto ke rumah sakit oleh KPK seperti upaya Kudeta.

15 Februari 2018 13:41 WIB

Fredrich Yunadi
Fredrich Yunadi istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Fredrich Yunadi membacakan nota keberatan terhadap surat dakwaan jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di pengadilan Tipikor, pada hari Kamis (15/2).

Dalam nota keberatannya, Fredrich mengkritik keras sikap arogan KPK saat mendatangi Rumah Sakit Medika Permata Hijau untuk menjemput Setya Novanto selaku kliennya pasca kecelakaan tunggal. Dia pun mengaitkan peristiwa kedatangan pihak KPK ke rumah sakit sama seperti upaya kudeta.

Fredrich menegaskan surat dakwaan tersebut kabur karena dianggap tidak cermat dalam menyusun peristiwa perintangan penyidikan.


Geram Usai Jalani Sidang, Fredrich Sebut Nama BG?

Dengan menggebu-gebu, Fredrich merinci poin-poin yang dianggap sebagai bentuk kekeliruan atas surat dakwaan.

"Sekonyong-konyong penyidik KPK dan anggota Polri baret hitam datang sambil membawa senjata serbu laras panjang. Saat ditanya surat perintah dijawab 'ini perintah kami' bagaimana respons Kapolri saat ada peristiwa makar seperti kudeta," ujar pengacara yang sempat viral atas pernyataan 'bakpao' nya.

Fredrich menganggap dakwaan jaksa penuntut umum pada KPK yang tidak sinkron dengan peristiwa yang diklaim Fredrich tidak ada rekayasa apapun. Terlebih dalam peristiwa kecelakaan mantan Ketua DPR itu.

"Sekonyong-konyong mereka menyebut ada rekayasa dalam kecelakaan. Jaksa tidak cermat, dakwaan jaksa maju mundur putar balik. Tidak sinkron," tegasnya.

Firman Wijaya Bisa Bernasib Seperti Fredrich Yunadi

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha