logo


MUI: Perayaan Valentine's Day Sebaiknya Dilarang

Valentine membawa ketidakbaikan, kerusuhan, melanggar moralitas, dan pergaulan bebas.

13 Februari 2018 16:01 WIB

Ketua MUI Ma’aruf Amin.
Ketua MUI Ma’aruf Amin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Valentine's Day atau hari kasih sayang, jatuh pada tanggal 14 Februari. Namun, beberapa wilayah di Indonesia mengimbau warganya untuk tidak melakukan perayaan ini, salah satunya adalah Kabupaten Aceh Besar.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin mengatakan setuju dengan adanya pelarangan itu, sebab selain bertentangan dengan syariat Islam valentine’s day juga dinilai bisa menimbulkan ketidakbaikan.

"Ya kalau valentine itu membawa ketidakbaikan, kerusuhan, melanggar moralitas, pergaulan bebas memang sebaiknya dilarang kalau itu," kata KH. Ma'ruf Amin di kantornya, pada hari Selasa (13/2).


Masak Pakai Wine, Alkoholnya Menguap?

Dia juga mengatakan, jika ada walikota yang melarang perayaan valentine's day pasti memikiki sebuah alasan. Walikota maupun bupati disetiap daerah harus melihat kerawanan jika diperbolehkan perayaan hari kasih sayang ini.

"Walikota dan bupati dia melihat kerawanan enggak. Kalau ada kerawanan, larang itu lebih bagus. Oleh karena itu memang kalau ada walikota melarang tentu ada sebabnya. Sebabnya apa ada asbabunnuzul larangan itu. Jadi bagi daerah yang memang menimbulkan kerawanan sebaiknya dilarang dan tidak semua daerah tentu," papar Kiai Ma'ruf.

Melarang Perayaan Valentine's Day, Ini Alasan Bupati Aceh

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha