logo


Bupati Ngada Kena OTT, Mendagri Minta Bersikap Kooperatif

Marianus diduga menerima hadiah atau janji terkait komisi proyek

12 Februari 2018 16:53 WIB

Mendagri Tjahjo Kumolo.
Mendagri Tjahjo Kumolo. kemendagri.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COMMendagri, Tjahjo Kumolo menanggapi soal Bupati Kabupaten Ngada, NTT, Marianus Sae yang tertangkap OTT KPK. Marianus diduga menerima hadiah atau janji terkait komisi proyek.

"Bapak Presiden sudah mengingatkan pada pertemuan kepala daerah. Kami juga terus menerus mengingatkan untuk area rawan korupsi, khususnya perencanaan anggaran, belanja barang dan jasa, jual beli jabatan," kata Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada hari Senin (12/2).

Ia meminta agar kepala daerah yang tersangkut kasus dapat bersikap kooperatif. Apabila merasa tidak bersalah, dapat membuktikannya di pengadilan.


Bupati Ngada yang Dicokok KPK adalah Cagub NTT dari PDIP

"Saya minta pada siapa pun kalau yang sudah tersangkut, ya untuk kooperatif kepada penegak hukum, dalam rangka proses penyidikan," tegasnya.

Marianus diduga menggunakan suap untuk biaya pencalonannya sebagai Gubernur NTT. Marianus diusung oleh PDIP dan PKB dalam pencalonannya tersebut. Tjahjo menyebut banyak calon yang memanfaatkan uang suap untuk maju dalam pilkada, namun tidak semua kepala daerah melakukan hal yang sama.

"Politik uang kampanye yang berujar kebencian, SARA, berbau fitnah, ya jangan dipukul rata ya, kasuistis (ada) 500 lebih (kepala daerah)," katanya.

"Satu orang saja sudah, ya rusak susu sebelanga, (karena) nila setitik," imbuh Tjahjo.

Kena OTT KPK, PDIP Cabut Dukungan Terhadap Marianus Sae

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata