logo


KESDM Gandeng ITS Kembangkan Sektor Energi Hingga Mobil Listrik

Secara umum, tujuan pengembangan dan penelitian sektor ESDM yang dilakukan oleh Kementerian ESDM dengan berbagai pihak bermuara untuk mewujudkan energi berkeadilan.

12 Februari 2018 10:15 WIB

Balitbang KESDM bekerja sama dengan ITS untuk memperluas penelitian dan pengembangan di bidang energi dan sumber daya mineral. Adapun, penandatanganan Adendum Nota Kesepahaman dilakukan oleh Kepala Balitbang ESDM, F.X Sutijastoto, dengan Rektor ITS, Joni Hermana, dan disaksikan langsung oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan, Jumat (9/2) lalu.
Balitbang KESDM bekerja sama dengan ITS untuk memperluas penelitian dan pengembangan di bidang energi dan sumber daya mineral. Adapun, penandatanganan Adendum Nota Kesepahaman dilakukan oleh Kepala Balitbang ESDM, F.X Sutijastoto, dengan Rektor ITS, Joni Hermana, dan disaksikan langsung oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan, Jumat (9/2) lalu. Dok.KESDM

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) untuk memperluas penelitian dan pengembangan di bidang energi dan sumber daya mineral.

Penandatanganan Adendum Nota Kesepahaman dilakukan oleh Kepala Balitbang ESDM, F.X Sutijastoto, dengan Rektor ITS, Joni Hermana,dan disaksikan langsung oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan, Jumat (9/2) lalu.

Secara umum, tujuan pengembangan dan penelitian sektor ESDM yang dilakukan oleh Kementerian ESDM dengan berbagai pihak bermuara untuk mewujudkan energi berkeadilan. Dan, kedua pihak pun akan menjalin kerja sama lanjutan selama lima tahun, yaitu sejak 9 Februari 2018 sampai dengan 9 Februari 2023.


Revisi Aturan ESDM Dinilai Belum Mampu Dongkrak Investasi

Usai menyaksikan penandatangan Adendum Nota Kesepahaman, Jonan berharap, kerja sama ini tidak hanya berhenti sampai penelitian tetapi juga dapat dikembangkan lebih lanjut pada skala komersial.

"Kerja sama ini secara komersial harus menguntungkan satu sama lain," kata Jonan.

Lebih jauh, Jonan pun menyampaikan, dua hal besar dalam kerja sama Kementerian ESDM bersama ITS yang akan dikembangkan, yaitu pengembangan mobil listrik dan pengembangan teknologi smelter.

"Dua hal itu yang besar," ujar Jonan.

Sebagai informasi, Adendum Nota Kesepahaman kali ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya yang terjalin sejak tahun 2014. Balitbang kembali memperluas ruang lingkup kerja sama dibeberapa bidang, meliputi peningkatan dan pengembangan sumber daya mineral, minyak dan gas bumi, serta energi laut; pengembangan teknologi pengolahan dan pemurnian mineral untuk material maju; pengembangan smart and green building; dan pengembangan mobil listrik

Di kesempatan yang sama, Rektor ITS menyampaikan, latar belakang kerja sama yang didasari pemikiran pentingnya pengembangan teknologi dalam mengelola sektor energi dan mineral nasional ke depannya.

"Ketika kita bicara tentang ESDM selalu orang mengaitkan dengan UUD Pasal 33 Ayat 3 yang seolah-olah Pemerintah berhak menyediakan secara gratis atas pengelolaan atas sumber daya alam. Tapi sering kali lupa bahwa dalam mengeksploitasi dan mengeksplorasi itu diperlukan teknologi," ujar Joni.

 

KESDM Serah Terima 654 Unit Pembangkit ke Pemda

Halaman: 
Penulis : Riana