logo


Zakat PNS Belum Diputuskan, Jokowi: Jangan Dipolemikan

Jokowi mengatakan zakat ASN masih wacana dan belum ada keputusan

10 Februari 2018 08:55 WIB


PADANG, JITUNEWS.COMPemerintah berencana memotong gaji aparatur sipil negara (ASN) yang beragama Islam sebesar 2,5 persen untuk zakat. Rencana tersebut menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Presiden Joko Widodo angkat bicara mengenai rencana pemungutan zakat dari ASN ini. Ia mengatakan hal itu masih wacana dan belum ada keputusan. Jokowi meminta wacana tersebut tidak perlu dipolemikkan.

"Belum ada (pemungutan zakat), masih wacana, belum ada rapat, belum ada rapat terbatasnya, belum ada keputusannya. Jadi jangan dipolemikkan, orang belum ada keputusan apa-apa kok," kata Jokowi di Padang pada hari Jumat (9/2).


Setuju Gaji PNS Dipotong untuk Zakat, PPP Minta Dimulai dari Presiden dan Wapres

Jokowi mengatakan, dalam rapat Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), yang dibacarakan adalah keuangan syariah, bisnis syariah, dan ekonomi syariah.

"Jadi sebetulnya tidak ada pembahasan khusus mengenai pengumpulan zakat dari ASN kita," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menjelaskan tujuan rencana itu adalah elaborasi upaya pemerintah untuk memfasilitasi pengumpulan zakat dari ASN Muslim. Rencana tersebut sudah ada landasan hukumnya. Dasar hukum itu diambil dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, PP Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Zakat, Inpres Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat dan Permenag Nomor 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Perhitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah.

DPR: Ketimbang Berpolemik, Pemerintah Sebaiknya Benahi Mekanisme Pengelolaan Zakat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata