logo


Hak Angket KPK Sah, Masinton: KPK Wajib Mengakui Hasil Pansus

Masinton mengatakan, komitmen pemberantasan korupsi akan dipertanyakan apabila lembaga anti rasuah tersebut tidak mengikuti dan mengakui hasil pansus angket KPK

9 Februari 2018 15:56 WIB

Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Masinton Pasaribu saat menjadi pembicara dalam diskusi polemik bertema \'Adu Strategi di Tanah Betawi\' di Jakarta, Sabtu (1/10).
Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Masinton Pasaribu saat menjadi pembicara dalam diskusi polemik bertema 'Adu Strategi di Tanah Betawi' di Jakarta, Sabtu (1/10). Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mahkamah Konsitusi (MA) resmi menolak uji materi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal keabsahan hak angket KPK. Imbas putusan tersebut, hasil rekomendasi pansus hak angket KPK ini pun bersifat mengikat sehingga wajib dilaksanakan oleh KPK.

Anggota Pansus Angket KPK, Masinton Pasaribu, mengatakan, komitmen pemberantasan korupsi akan dipertanyakan apabila lembaga anti rasuah tersebut tidak mengikuti dan mengakui hasil pansus angket KPK .

"Kalau tidak dilaksanakan berarti kan KPK-nya komitmen pemberantasan korupsinya dipertanyakan oleh publik dipertanyakan oleh rakyat," tutur Masinton di Jakarta, Jumat (9/2).


MK Tolak Gugatan Pegawai KPK, Masinton Bersuara

Menurut Masinton, hal tersebut dikarenakan ada temuan-temuan didalam yang harus dibenahi oleh KPK, baik dari aspek SDM, aspek tata kelola kelembagaan, aspek tata kelola anggaran dan juga sistem penegakkan hukumnya.

"Nah maka seluruh kita baik itu DPR maupun seluruh rakyat Indoensia wajib mengawasi karena pertanggung jawaban KPK itu kepada publik kepada Presiden, kepada DPR dan kepada BPK dilaporkan," pungkasnya.

Hak Angket KPK Dinyatakan Sah oleh MK, Ketua DPR Bilang Begini

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana