logo


SBY Merasa Dizalimi, Pengamat Sebut Itu Watak SBY Dari Dulu

Sikap SBY yang seperti itu, katanya sudah ditunjukan sejak ia menjabat sebagai Presiden

9 Februari 2018 11:38 WIB

Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi sejumlah petinggi Demokrat saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2/2018)
Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi sejumlah petinggi Demokrat saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (6/2/2018) Dok. DPP Partai Demokrat

JAKARTA, JITUNEWS.COMPresiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono dinilai selalu memainkan sentimen korban dan merasa difitnah serta dizalimi. Hal itu disampaikan oleh Pengamat Politik Boni Hargens.

"Itu watak SBY dari dulu. Dia memainkan sentimen korban," kata Pengamat Politik Boni Hargens kepada Kricom.id di Jakarta, Jumat (9/2).

"Jadi ketika seseorang dikorbankan atau didzalimi, justru dia menjadi pemenang. Dan sentimen ini yang dimainkan oleh SBY," tambahnya.


Dalang Fitnah SBY dari Sukamiskin?

Untuk diketahui, beberapa waktu yang lalu, SBY melaporkan pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya ke Bareskrim Polri atas tuduhan pencemaran nama baik. Sebab nama SBY sempat disebut dalam persidangan kasus korupsi e-ktp.

"Saya dituduh mengatur dan terlibat dalam e-KTP. Belum selesai, kemarin berlanjut, yang kena Edi Baskoro Yudhoyono, juga menerima dana terkait e-KTP. Kita lihat persidangan Setnov, pengacara Firman Wijaya dan saksi Wirman Amir. Pembicaraan yang aneh, penuh rekayasa menurut saya," kata SBY beberapa waktu yang lalu.

Pengacara Setnov dilaporkan SBY terkait fitnah keterlibatan dalam kasus e-KTP

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari