logo


PPRE Lebarkan Sayap Bisnis ke Tambang Batubara

PPRE akan masuk ke bisnis mining contractor

7 Februari 2018 10:48 WIB

Ilustrasi pertambangan batubara.
Ilustrasi pertambangan batubara. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anak usaha PT PP (Persero) Tbk bidang konstruksi, PT PP Presisi Tbk (PPRE), berencana melebarkan sayap bisnisnya di sektor pertambangan batubara.

Disampaikan Direktur Keuangan PPRE, Benny Pidakso, saat ini demand batubara terus mengalami kenaikan, tetapi kapasitas produksi belum memenuhi demand tersebut. 

"Maka, tahun ini kami akan masuk ke mining contractor," tutur Benny di Jakarta  belum lama ini.


PLN Tanggung Beban Rp 14 Triliun Akibat Harga Batu Bara Melonjak

Benny menjelaskan, saat ini pihaknya masuk melalui sektor transportasi. Salah satu incarannya pada negosiasi dengan perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) batubara untuk mendapatkan tiga kontrak pengangkutan di Sumatera Selatan.

Jika ketiga kontrak itu terealisasi, maka aktivitas tersebut akan menambah kontrak baru PPRE sekitar Rp 900 miliar - Rp 1,05 triliun. 

"Kami serius masuk ke bisnis ini, karena harga batubara sedang bagus," ujar Benny.

Ia lantas mengungkapkan, saat ini PPRE sudah mengantungi dua kontrak pengakutan batubara dari PT Barasentosa Lestari senilai Rp 300 miliar - Rp 350 miliar selama tiga tahun. 

“Pendapatan dari dua kontrak pengangkutan ini masuk di pembukuan 2017 dan sebagian lagi untuk tahun 2018,” pungkasnya.

Ini Kekhawatiran Pengusaha Jika Harga Batu Bara Dipatok Terlalu Rendah

Halaman: 
Penulis : Riana