logo


Soal Fahri Hamzah Diajak Gabung Golkar, JK: Ada Positif Negatifnya

"Ya saya belum tahu kayaknya, tetapi yang pasti ada manfaatnya tentu ada juga yang negatifnya."

6 Februari 2018 15:45 WIB

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan saat ini banyak politisi yang pindah partai. Wakil Presiden menanggapi hal itu dengan santai. Dia belum bisa berkomentar tentang wacana Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, loncat ke Partai Golkar. Namun, dia yakin ada sisi positif dan negatifnya jika Fahri Hamzah gabung ke Partai Golkar.

"Saya belum tahu, tetapi yang pasti ada manfaatnya tentu ada juga negatifnya," kata Jusuf Kalla di kantornya di Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, pada hari Selasa (6/2).

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, mengklaim Presiden Joko Widodo meminta kepada mantan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, untuk mengajaknya bergabung ke partai. Tidak hanya Setnov, Fahri mengklaim bahwa dirinya juga ditawari oleh Ketua Umum Partai Golkar saat ini, Airlangga Hartarto, untuk bergabung. Namun, Fahri menegaskan bahwa dirinya bakal tetap bertahan di PKS karena ingin memberikan contoh tentang kesetiaan kepada para kader PKS.


"Karakternya Fahri Itu Cocoknya Bukan di PKS, Tapi di Golkar"

"Saya berkali-kali memang diajak ngomong sama Pak Nov dan pernah juga oleh Pak Airlangga. Bahkan, Pak Nov bilang ini pesan Pak Jokowi begitu," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan,Jakarta, pada hari Senin (5/2).

 

Golkar Buka Pintu Selebar-lebarnya untuk Fahri Hamzah

Halaman: 
Penulis : Uty Saifin Nuha