logo


SBY Diseret ke Kasus e-KTP, Demokrat Laporkan Firman Wijaya

Firman dinilai telah menggiring opini publik dengan meminta keterangan ke Mirwan Amir saat menjadi saksi dalam persidangan Novanto

6 Februari 2018 12:53 WIB

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan. demokrat.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COMPartai Demokrat akan melaporkan pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya, ke Bareskirm Polri. Firman dilaporkan terkait pernyataannya yang menyeret nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada persidangan Novanto.

Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, mengatakan, sejumlah kader Demokrat akan ke Bareskrim setelah meninjau banjir di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

"Ini ke Kampung Melayu dulu, kami tinjau banjir dulu, habis itu kami ke Bareskrim," ujar Hinca di DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, pada hari Selasa (6/2).


SBY Disebut di Sidang e-KTP, Fahri Hamzah: SN Akan Jadi Mimpi Buruk

Firman dinilai telah menggiring opini publik dengan meminta keterangan kepada mantan Wakil Ketua Banggar, Mirwan Amir, saat menjadi saksi dalam persidangan Novanto. Saat itu Mirwan menyebut nama SBY.

Demokrat juga sudah membantah soal keterlibatan SBY dalam kasus e-KTP. Mereka juga telah melaporkan Firman Wijaya ke Peradi atas dugaan melanggar Undang-Undang Advokat.

Seperti diketahui, mantan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI dari Fraksi Demokrat, Mirwan Amir, saat bersaksi untuk terdakwa Setya Novanto ditanya oleh salah seorang penasehat hukum Novanto, Firman Wijaya, apakah proyek e-KTP saat itu berkaitan dengan pemenang Pemilu 2009.

"Memang itu program pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono," kata Mirwan di Pengadilan Tipikor pada hari Kamis (25/1).

"Tanggapan SBY bahwa ini menuju pilkada, proyek ini harus diteruskan," terangnya.

Nama SBY Tersenggol di Pusara Kasus e-KTP, Ini Bantahan Demokrat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata