logo


Meski Diberi "Kartu Kuning", Jokowi: UI Gudang Orang Pintar, Sumber Pejuang Pembangunan

Meski diwarnai aksi mahasiswa di lingkungan Kampus UI, pidato Jokowi justru mengapresiasi UI sebagai kampus yang telah memberikan kontribusi bagi bangsa Indonesia.

3 Februari 2018 11:31 WIB

Presiden Jokowi memberikan pidato pada Dies Natalis ke-68 Universitas Indonesia, di Depok, Jawa Barat, Jumat (2/2) pagi.
Presiden Jokowi memberikan pidato pada Dies Natalis ke-68 Universitas Indonesia, di Depok, Jawa Barat, Jumat (2/2) pagi. Setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan Dies Natalis ke-68 Universitas Indonesia (UI), di Balairung Kampus UI, Depok, Jawa Barat, pada hari Jumat, tanggal 2 Februari 2018 pagi.

Sebelum tiba di lokasi, sekelompok mahasiswa UI menggelar aksi di dekat Stasiun UI. Mereka meminta Jokowi untuk membereskan sejumlah persoalan pembangunan saat ini. Selain menggelar aksi di luar tempat acara, acara itu juga diwarnai insiden "aksi kartu kuning" yang dilakukan oleh Ketua BEM UI, Zaadit Taqwa . Zaadit mengangkat sebuah buku berwarna kuning sambil meniupkan peluit setelah Jokowi menyampaikan pidatonya.

Meski diwarnai aksi mahasiswa di lingkungan Kampus UI, pidato Jokowi justru mengapresiasi UI sebagai kampus yang telah memberikan kontribusi bagi bangsa Indonesia.


Hadiri Dies Natalis, Jokowi Sebut UI Penyumbang Menteri di Kabinet Kerja

Dalam pidatonya, Jokowi memperkenalkan para menteri yang berlatar belakang pendidikan dari Universitas Indonesia yaitu Darmin Nasution (Menko Perekonomian), Puan Maharani (Menko PMK), Sri Mulyani (Menkeu), Nila Moeloek (Menteri Kesehatan), Sofyan Djalil (Menteri ATR/Kepala BPN), Bambang Brodjonegoro (Menteri PPN/Kepala Bappenas), dan Moeldoko (Kepala Staf Kepresidenan). Selain itu, masih ada Sukardi Rinakit dan Johan Budi yang menjadi Staf Khusus Presiden.

"Ini menunjukkan bahwa Universitas Indonesia itu gudangnya orang pintar. Universitas Indonesia itu sumbernya para pejuang pembangunan, dan Universitas Indonesia itu sumber inspirasi untuk satu tujuan yaitu mencapai Indonesia maju," kata Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan, seperti perguruan tinggi lain, Universitas Indonesia harus responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan lentur dalam menanggapi perubahan zaman.

"Jangan terjebak rutinitas. Cara-cara baru harus dikembangkan. Keinginan mahasiswa dan dosen untuk berinovasi harus terus ditumbuhkan. Kreasi-kreasi baru harus difasilitasi dan dikembangkan," tutur mantan Walikota Solo itu.

"Saya yakin UI mampu memberikan kontribusi besar bagi Indonesia maju yang kita cita-citakan,” ujar Presiden Jokowi seraya menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun ke-68, Dirgahayu Universitas Indonesia. “Pandulah Indonesia menuju masa depan nan jaya, Indonesia maju," imbuh Jokowi.

Rektor UI: UI Ciptakan SDM yang Kreatif, Handal dan Tangguh

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas