logo


Emil Salim: Bangun Tanggul, Jangan Reklamasi

Reklamasi dapat terjadi secara alami. Adanya sedimen bisa membentuk lahan yang bisa digunakan untuk kepentingan umum.

2 Februari 2018 08:40 WIB

Proyek Reklamasi Teluk Jakarta.
Proyek Reklamasi Teluk Jakarta. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Menteri Lingkungan Hidup, Emil Salim, mengatakan solusi yang tepat untuk menyelamatkan Jakarta dari penurunan tanah adalah pembangunan tanggul, bukan reklamasi yang menggunakan tanah urukan.

"Yang diutamakan bukan reklamasi, tetapi penyelamatan Jakarta dari banjir rob dan kekurangan air tawar sehingga banyak terjadi penyedotan sehingga tanah menjadi turun. Penyelamatannya adalah pembangunan tanggul lepas pantai, bukan reklamasi," kata Emil dalam sebuah diskusi bertajuk "Jakarta Tenggelam Tanpa Reklamasi?" yang digelar Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI) di President Executive Lounge Menara Batavia, Jakarta, pada hari Kamis (1/2/2018).

Emil mengatakan, tanggul lepas pantai efektif untuk mencegah dampak perubahan iklim naiknya permukaan laut, membendung banjir rob dan memungkinkan air dari 13 sungai mengalir bebas ke Teluk Jakarta yang membawa sedimen untuk membentuk lahan alami. Reklamasi, katanya, dengan demikian dapat terjadi secara alami sebagai imbas pembangunan tanggul.

"Tanggul lepas pantai itu menciptakan danau air tawar yang langka di Jakarta dan Jabar. Adanya sedimen bisa membentuk lahan yang bisa digunakan untuk kepentingan umum. Ini reklamasi yang baik karena terjadi secara natural, bukan menguruk tanah dari tempat lain," ujar Emil.

KPK Buka Kemungkinan Ambil Alih Kasus Reklamasi dari Polda Metro Jaya

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas