logo


Viral! Aksi Wakil Bupati Tolitoli Ngamuk dan Berantem dengan Bupatinya

Wakil Bupati Tolitoli seharusnya bisa memberi contoh yang baik kepada masyarakat. Seorang pejabat publik, apalagi yang dipilih rakyat, mestinya menjaga kehormatan sebagai pejabat daerah.

1 Februari 2018 16:25 WIB

Bupati Tolitoli Saleh Bantilan dan Wakil Bupati Abdul Rahman.
Bupati Tolitoli Saleh Bantilan dan Wakil Bupati Abdul Rahman. Istimewa

JITUNEWS.COM - Bupati Tolitoli Saleh Bantilan dan Wakilnya, Abdul Rahman terlibat adu mulut di tengah acara pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Tolitoli, Sulawesi Tengah. Kejadian itu kini viral dan menjadi perbincangan warganet.

Dari video yang beredar, tampak Abdul Rahman tiba-tiba mengamuk saat Bupati Saleh sedang berpidato di acara itu. Rahman naik ke panggung dan menendang kursi yang ada di atas panggung.

Melihat aksi anarkis itu, Bupati Saleh pun menghentikan sejenak pidatonya dan mengomentari aksi wakilnya itu.


Tak Sopan, Wanita Menangis Diperlakukan Tak Senonoh oleh Staf Rumah Sakit

Abdul pun langsung mencerca Saleh dengan berbagai hal terkait kepemimpinannya. Situasi itu membuat peserta acara pelantikan langsung bergegas maju dan mengamankan Wabup Abdul. Meski demikian, dia tak berhenti berbicara suara keras.

Belum ada penjelasan terkait penyebab terjadinya amukan Wabup Abdul itu. Namun, dari berbagai pernyataan yang terlontar saat mengamuk, diduga keduanya tengah terlibat konflik kepemimpinan di daerah itu.

Menanggapi beredarnya video itu, Mendagri Tjahjo Kumolo pun angkat bicara. Menurutnya, aksi Wabup Abdul yang videonya telah beredar luas itu merupakan tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh pejabat publik.

"Memalukan!" kata Tjahjo, Kamis (1/2/2018).

Menurut Tjahjo, apapun penjelasannya, kejadian di Tolitoli itu benar-benar sangat memalukan.  Harusnya lanjut Tjahjo, sebagai pemimpin, Wakil Bupati Tolitoli bisa memberi contoh yang baik kepada masyarakat. Seorang pejabat publik, apalagi yang dipilih rakyat, mestinya menjaga kehormatan sebagai pejabat daerah.

"Harusnya memberi contoh kepada  masyarakatnya demi kehormatan sebagai pejabat daerah dan kehormatan Pemerintahan Daerah, " kata dia.

Andai pun ada yang kurang sreg, kata dia, jangan sampai amarah yang diumbar. Apalagi dengan aksi koboi di depan muka umum. Itu justru memalukan.

" Berusahalah menahan emosi walau sesulit apapun kondisinya," katanya.

Penyuka Sesama Jenis Patah Hati, Netizen: Jijik Mbak, Kok Suka Sesama Jenis

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas