logo


Meski di Pesawat, Harus Pakai Tabir Surya?

Tabir surya mencegah tanda-tanda penuaan dini dan mencegah kanker kulit.

30 Januari 2018 11:24 WIB

dibaca 530 x

Ternyata menggunakan tabir surya SPF 30 tidak hanya ketika berada di luar ruangan, tapi juga harus dikenakan ketika Anda berada di dalam pesawat. Meskipun jendela di pesawat kecil, tetapi intensitas paparan sinar matahari ke wajah lebih besar dibandingkan ketika berada di darat. 

Dilansir dari laman New York Post, Dr. Sweta Rai dari British Association of Dermatologists, mengatakan bahwa pilot berisiko tinggi terkena kanker kulit akibat sinar matahari yang panjang saat mereka duduk. 

"Jendela yang mereka duduki saat mengemudikan pesawat sangat besar, dan sebaiknya mereka memakai tabir surya sebagai antisipasi," ungkapnya. 


Dana Cekak Tapi Mau Berlibur ke Luar Negeri, ke Sini Aja!

Dia menambahkan, bukan hanya pilot. Penumpang di penerbangan pun harus memperhatikan dan melakukan hal yang sama. 

"Jendela di sebelah Anda di pesawat mungkin kecil, tapi Anda lebih dekat ke lapisan ozon, dan ini jauh lebih berbahaya, dan kita semua harus memakai tabir surya saat terbang," jelasnya. 

Untuk itu, dia menyarankan Anda untuk menggunakan pelembap harian dengan SPF 30. Rai pun menyarankan agar para penumpang pesawat bisa mengulangi pemakaian tabir surya itu setiap dua jam sekali untuk penumpang yang melakukan penerbangan jarak jauh. 

"Anda perlu memakainya untuk menutupi lapisan tipis di atas tubuh Anda di semua tempat yang terpapar sinar matahari sejam sebelum Anda terbang. Anda bisa mengaplikasikannya secara tipis di area wajah, leher, dada, dan daerah lainnya yang terkena sinar matahari," bebernya.

Lebih lanjut dia pun menyarankan untuk lebih memilih tabir surya ketimbang Anda mengenakan riasan wajah saat melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang. 

"Make-up sendiri bisa memberi Anda perlindungan. Tapi itu tidak akan memberi Anda perlindungan sebanyak SPF 30 penuh, tentu saja kecuali Anda menggunakan foundation SPF 30. Namun, itu bisa menyumbat pori-pori, tergantung dari jenis kulit Anda, jadi sebaiknya hilangkan make-up dan gunakan tabir surya saat terbang," ucapnya.

Rai juga merekomendasikan untuk menggunakan kacamata hitam ketika melakukan penerbangan jarak jauh untuk mencegah risiko Anda terkena katarak. 

Di sisi lain, dia pun menjelaskan bahwa pakaian lengan panjang, yang dikenakan, tidak selalu memberi Anda perlindungan dari risiko kanker kulit akibat terpapar sinar matahari.

Ditulis oleh: fefo two

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Ada Segudang Manfaat Merendam Kaki dengan Air Garam

Halaman: 
Admin : Uty Saifin Nuha